
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur bersama Polresta Balikpapan menggelar operasi pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kawasan Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, Jumat (9/10/2026) malam.
Dalam operasi gabungan tersebut, sebanyak 58 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan 48 orang positif narkotika, sedangkan 10 orang lainnya dinyatakan negatif.
Operasi yang menyasar kawasan yang dikenal sebagai Kampung Narkoba itu dilaksanakan menyusul laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.
Kegiatan melibatkan personel Ditresnarkoba Polda Kaltim, Polresta Balikpapan, dan Polsek Balikpapan Barat, dengan dukungan personel Brimob, Propam, serta tenaga medis dari Dokkes Polda Kaltim.
Operasi Diawali Apel Gabungan
Sebelum bergerak ke lokasi sasaran, personel gabungan melaksanakan apel kesiapan di Markas Polsek Balikpapan Barat sekitar pukul 20.15 WITA.
Dalam apel tersebut, personel diingatkan untuk menjaga kekompakan, mengutamakan keselamatan, serta melaksanakan tugas secara profesional dan humanis terhadap masyarakat.
Petugas kemudian dibagi ke sejumlah titik operasi, meliputi persimpangan Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Sultan Hasanuddin, dan Simpang Jalan Letjen Suprapto di wilayah Balikpapan Barat.
Sekitar pukul 20.19 WITA, personel bergerak menuju lokasi sasaran.
Delapan menit kemudian, petugas tiba di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baru Ulu, dan langsung melaksanakan pemeriksaan sesuai arahan operasi.
Sebanyak 48 Orang Positif Narkotika
Dalam pelaksanaannya, petugas mengamankan 58 orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Seluruhnya kemudian menjalani tes urine yang dilakukan tenaga medis Dokkes Polda Kaltim di Mako Polsek Balikpapan Barat.
Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan, dari total 58 orang tersebut, sebanyak 48 orang dinyatakan positif narkotika dan 10 orang lainnya negatif.
Pemeriksaan dilaksanakan dalam dua kelompok. Kelompok pertama terdiri atas 25 orang, dengan dua orang dinyatakan negatif.
Berdasarkan laporan petugas, satu orang dipulangkan, sedangkan satu orang lainnya dibawa ke Polresta Balikpapan karena ditemukan barang bukti yang perlu ditindaklanjuti.
Sementara itu, kelompok kedua berjumlah 33 orang. Dari jumlah tersebut, delapan orang dinyatakan negatif dan dipulangkan pada malam itu.
Adapun 48 orang yang hasil tes urinenya positif selanjutnya dibawa ke Mako Polresta Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Hasil tes urine tersebut menjadi dasar pemeriksaan lanjutan. Status hukum setiap orang tetap perlu ditentukan berdasarkan hasil pendalaman, alat bukti, dan ketentuan hukum yang berlaku.
Puluhan Kendaraan Bermotor Turut Diamankan
Selain melakukan pemeriksaan terhadap warga, petugas juga mengamankan kendaraan bermotor yang ditemukan selama operasi berlangsung.
Berdasarkan laporan Kapolsek Balikpapan Barat kepada Kapolresta Balikpapan, sebanyak 38 unit kendaraan roda dua masih diamankan di Mako Polsek Balikpapan Barat setelah kegiatan selesai.
Kendaraan-kendaraan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut operasi dan penanganan lebih lanjut oleh petugas sesuai prosedur.
Libatkan Personel Gabungan
Operasi tersebut melibatkan sejumlah pejabat kepolisian, di antaranya Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus TamtelahituS.Sos,S.I.K.M.Krim Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kaltim AKBP Sigit, serta personel dari satuan tugas rehabilitasi, pencegahan, dan terpadu Polda Kaltim.
Dari jajaran Polresta Balikpapan, kegiatan melibatkan Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, Kabag Ops Kompol Jajat Sudrajat, Kasat Resnarkoba AKP Firman Ernanto, serta Kasat Samapta Kompol Sugiharto.
Sementara itu, Polsek Balikpapan Barat dipimpin Kapolsek AKP Hari Purnomo bersama personelnya.
Kehadiran personel lintas fungsi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap dugaan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Operasi Berakhir Kondusif
Kegiatan operasi berakhir sekitar pukul 23.28 WITA. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel gabungan membubarkan diri dan kembali ke kesatuan masing-masing.
Berdasarkan laporan kepolisian, situasi selama pelaksanaan operasi terpantau aman dan kondusif.
Operasi ini menjadi bagian dari upaya aparat kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di Kota Balikpapan melalui penindakan, pemeriksaan, serta tindak lanjut terhadap warga yang terindikasi menggunakan narkotika.
Kepolisian diharapkan terus mengembangkan hasil operasi tersebut untuk mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika, sekaligus memastikan penanganan terhadap pengguna dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
( Alfian )




