
BANYUWANGI,- jurnalpolisi.id
Harga ayam potong di sejumlah pasar di Banyuwangi kembali melonjak tajam dalam sebulan terakhir. Dari sebelumnya Rp22 ribu per kilogram saat libur sekolah, kini harga menembus Rp36 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram.
Kenaikan mulai terasa sejak aktivitas sekolah kembali normal. Di saat kebutuhan konsumsi meningkat, pasokan ayam ras justru disebut makin terbatas.
Pedagang ayam potong, Fathurrahman, mengatakan harga di lapaknya kini sudah Rp36 ribu/kg.
“Setelah masuk sekolah, harganya naik terus-menerus. Sekarang sudah Rp36 ribu per kg,” ujarnya.
Data Siskaperbapo per 18 Agustus 2026 mencatat harga daging ayam ras di pasar Banyuwangi sudah mencapai Rp38 ribu/kg. Angka itu masih di bawah rata-rata nasional hari yang sama, yakni sekitar Rp40.207/kg.
Pedagang menilai salah satu pendorong utama kenaikan adalah kembalinya program Makan Bergizi Gratis – MBG yang menambah permintaan bahan pangan, terutama daging ayam.
“Kenaikan harga ayam dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya kembali berjalannya program Makan Bergizi Gratis,” jelas Fathurrahman.
Selain permintaan naik, pasokan juga terganggu. Sebagian peternak di Banyuwangi memilih menjual ayamnya ke Bali karena harga di sana lebih menguntungkan, sudah di atas Rp40 ribu/kg.
“Banyak peternak lebih memilih jual ke Bali karena margin lebih besar. Akibatnya ayam yang masuk ke pasar Banyuwangi berkurang,” tambahnya.
Dampaknya langsung terasa pada penjualan. Sebelum harga naik, Fathurrahman bisa menjual 1,5 – 2 kuintal per hari. Kini turun sekitar 25 persen.
“Karena harganya mahal, permintaan turun sekitar 25 persen. Pelanggan dari sektor kuliner juga mulai menahan pembelian,” katanya.
Senada disampaikan Mita, pedagang di Pasar Karangrejo. Harga di lapaknya kini Rp38 ribu/kg. Dua hari sebelumnya masih Rp36 ribu/kg.
“Dari peternak ayam sudah mahal, apalagi kalau nanti di pasar besar harganya bisa Rp40 ribu lebih,” ujarnya.
Dengan pasokan terbatas dan permintaan terus bertambah, pedagang khawatir harga ayam potong di Banyuwangi akan bertahan tinggi dalam waktu dekat.
Jurnalis: Boby




