
PEMALANG — jurnalpolisi.id
Pemerintah Desa Karangmoncol, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada Senin, 14 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Karangmoncol tersebut membahas rencana pembangunan desa serta sejumlah program yang menjadi prioritas masyarakat.
Musrenbangdes dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Musyawarah tersebut menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan desa dengan mempertimbangkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Dalam pembahasan, terdapat sejumlah usulan pembangunan yang mencakup bidang fisik dan nonfisik.
Untuk pembangunan fisik, salah satu prioritas yang dibahas adalah pembangunan rabat beton pada jalan desa di jalur Simbatan menuju Dukuh Parud. Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta meningkatkan akses transportasi warga di wilayah tersebut.
Sementara itu, pada bidang nonfisik, Musrenbangdes mengusulkan program pelatihan menjahit bagi warga Desa Karangmoncol. Pelatihan tersebut direncanakan diberikan secara gratis sebagai salah satu upaya meningkatkan keterampilan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Desa Karangmoncol, Facrul Rozi, A.Md., menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan desa perlu disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan melalui proses musyawarah.
Melalui Musrenbangdes, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menentukan skala prioritas pembangunan yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi warga.
Hasil pembahasan Musrenbangdes selanjutnya menjadi bahan dalam penyusunan rencana pembangunan desa sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya pembangunan infrastruktur serta program peningkatan keterampilan masyarakat, Pemerintah Desa Karangmoncol berharap pembangunan desa tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.(Esti)




