SANGKULIRANG – jurnalpolisi.id
Untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman dan mencegah potensi gangguan kamtibmas, Polsek Sangkulirang melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan di sejumlah SPBU dan APMS di wilayah hukumnya, Sabtu (25/4/2026).
Pengecekan dilakukan di SPBU Hajjah Mastora (SPBU 65.756.004) yang berlokasi di Jalan R.A Kartini, Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, serta APMS Jaya Lestari (65.756011) di Desa Karangan Ilir, Kecamatan Karangan.
Berdasarkan hasil pengecekan di SPBU Hajjah Mastora, ketersediaan BBM terpantau mencukupi dengan rincian Dexlite 151 liter, Pertamax 3.106 liter, Pertalite 3.316 liter, dan Solar 8.435 liter. Sementara harga BBM per liter masing-masing Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Solar Rp6.800, dan Dexlite Rp24.150. Situasi antrean kendaraan di lokasi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan.
Sementara itu, di APMS Jaya Lestari Karangan, stok BBM juga relatif aman dengan ketersediaan Dexlite 4.190 liter, Pertamax 4.522 liter, dan Pertalite 693 liter. Untuk pengiriman berikutnya, direncanakan pasokan Pertamax dan Pertalite masing-masing sebanyak 8.000 liter. Antrean kendaraan di lokasi ini juga terpantau lancar seperti hari-hari biasa.
Dari hasil monitoring, tidak ditemukan adanya indikasi panic buying, aksi protes, maupun keluhan dari masyarakat, termasuk dari pihak penyedia jasa transportasi dan alat berat. Aktivitas distribusi dan pelayanan BBM berlangsung tertib dan kondusif.
Selain melakukan pengecekan stok, personel Polsek Sangkulirang juga melaksanakan koordinasi dengan pihak pengelola SPBU dan APMS serta melakukan pengamanan di lokasi guna memastikan situasi tetap aman.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, melalui Kapolsek Sangkulirang, IPTU Erik Bastian, menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas distribusi BBM di wilayahnya.
“Kami memastikan ketersediaan BBM di wilayah Sangkulirang dan Karangan dalam kondisi aman serta distribusi berjalan lancar. Tidak ditemukan adanya panic buying, dan situasi antrean juga normal. Polsek Sangkulirang akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar IPTU Erik Bastian.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap mengikuti aturan yang berlaku demi menjaga ketersediaan BBM bagi seluruh masyarakat.
Kegiatan monitoring berakhir dalam situasi aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan jaminan keamanan kepada masyarakat.
( Alfian )