
PESAWARAN – jurnalpolisi.id
Pemerintah Desa Bogorejo bersama masyarakat menggelar Kirab Budaya dan Grebeg Suro dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Suro 1448 Hijriah sekaligus Hari Jadi Desa Bogorejo ke-34, Kamis (27/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi wujud nyata pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat atas keberkahan, kemajuan, dan kebersamaan yang terus terjalin di Desa Bogorejo. Ribuan warga dari berbagai kalangan tampak antusias memadati halaman Kantor Desa Bogorejo untuk mengikuti seluruh rangkaian acara.
Kirab budaya dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dengan rute dari Balai Desa Bogorejo menuju Jalan Sriyono, Jalan Brawijaya, Jalan Rajasa Negara, Jalan Kerta Negara, Jalan Gajah Mada, kemudian kembali finis di Kantor Desa Bogorejo.
Sepanjang perjalanan, masyarakat disuguhi berbagai penampilan budaya yang menarik perhatian. Peserta kirab mengenakan beragam kostum tradisional dan kreasi unik, menampilkan mobil hias, kendaraan bermotor yang dihias dengan nuansa budaya, serta gunungan berisi hasil bumi, rempah-rempah, sayur-sayuran, dan buah-buahan sebagai simbol kemakmuran, rasa syukur, dan harapan akan hasil panen yang melimpah.
Usai kirab, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Grebeg Suro yang mengusung tema
“Wujud Syukur Bogorejo Makmur.” Puncak acara ditandai dengan tradisi berebut gunungan oleh masyarakat. Tradisi tersebut menjadi simbol berbagi rezeki, harapan akan keberkahan, serta doa agar Desa Bogorejo senantiasa diberikan kemajuan, kesejahteraan, dan hasil pertanian yang melimpah.

Seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, anak-anak, hingga berbagai kelompok seni dan organisasi kemasyarakatan yang bersama-sama menyukseskan perayaan tahunan tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bogorejo, Hermansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi serta menjaga kekompakan selama kegiatan berlangsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan ikut memeriahkan kegiatan ini. Mari kita terus menjaga persatuan, kerukunan, dan kebersamaan dalam membangun Desa Bogorejo. Semoga segala usaha dan pengabdian kita mendapat ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga desa kita senantiasa diberi keberkahan, keselamatan, ketenteraman, kemajuan, dan kesejahteraan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meneruskan semangat para pendahulu dengan terus mengedepankan nilai-nilai gotong royong demi kemajuan desa dan masa depan generasi penerus.
“Mari bersama-sama melanjutkan perjuangan para pendahulu, menjaga budaya gotong royong, serta membangun desa demi masa depan anak cucu kita. Apabila dalam penyampaian saya terdapat tutur kata yang kurang berkenan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” tutup Hermansyah.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sorak sorai, tepuk tangan, dan semangat warga mengiringi setiap rombongan kirab yang melintas di sepanjang rute. Banyak masyarakat yang mengabadikan momen tersebut melalui foto dan video karena dinilai sebagai salah satu perayaan budaya paling meriah yang pernah digelar di Desa Bogorejo.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, rangkaian Kirab Budaya dan Grebeg Suro berlangsung tertib, aman, lancar, dan kondusif hingga selesai. Pemerintah Desa Bogorejo berharap kegiatan ini terus menjadi agenda tahunan sebagai upaya melestarikan warisan budaya, memperkuat nilai-nilai gotong royong, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.
(Feri)




