CILACAP – jurnalpolisi.id
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Bandara Tunggul Wulung tidak sekadar seremonial. Kunjungan ini membawa pesan kuat mengenai komitmen pemerintah dalam memeratakan pusat pertumbuhan ekonomi di pesisir selatan Jawa.
Fokus pada Keseimbangan Ekonomi dan Ekologi
Dalam arahannya singkatnya di ruang transit bandara, Presiden menekankan bahwa hilirisasi industri di Cilacap harus menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif.
”Pembangunan tidak boleh hanya tentang angka pertumbuhan, tapi juga tentang bagaimana lingkungan tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujar salah satu sumber yang mendampingi rombongan.
Dukungan Pemerintah Daerah
Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyampaikan apresiasinya atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap Cilacap. Menurutnya, koordinasi yang intensif dengan kementerian terkait kini sedang diprioritaskan agar proyek-proyek strategis di Cilacap, seperti pengembangan area industri dan pengelolaan limbah terpadu, dapat berjalan sesuai target.
Poin Penting Kunjungan:
- Audit Lingkungan: Presiden dijadwalkan meninjau beberapa titik pengolahan lingkungan untuk memastikan standar ESG (Environmental, Social, and Governance) terpenuhi.
- Pemberdayaan Lokal: Agenda ini juga mencakup pembahasan mengenai penyerapan tenaga kerja lokal dalam proyek-proyek hilirisasi yang sedang berjalan.
- Infrastruktur Pendukung: Peninjauan jalur logistik yang menghubungkan pusat industri Cilacap dengan wilayah lain di Jawa Tengah.
Harapan Masyarakat
Masyarakat Cilacap menaruh harapan besar agar kunjungan ini mampu mempercepat perbaikan infrastruktur publik dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Dengan sinergi yang makin solid antara pusat dan daerah, Cilacap diproyeksikan akan menjadi salah satu pilar utama dalam peta jalan menuju Indonesia Maju 2045.
Perjalanan Presiden kemudian dilanjutkan menuju lokasi peninjauan dengan pengawalan ketat, melewati rute yang telah dipadati warga yang antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
(Syai)