
Sabang. jurnalpolisi.id
Hujan deras yang mengguyur Kota Sabang sejak Jumat 26/6/2026 sore, memicu terjadinya tanah longsor di Jurong Rajawali, Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya.
Bencana tersebut merusak dua unit rumah warga dan menyebabkan lima orang mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sabang.
Kapolsek Sukakarya, Ipda Hairul Saleh Ritonga menjelaskan Kepada Jurnal Polisi News, Sabtu 27/6/2026, longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Sabang selama lebih dari satu jam.
“Lokasi kejadian berada di lereng yang cukup curam. Diduga curah hujan yang tinggi menyebabkan kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya terjadi longsor,” kata Hairul, Jumat 26/6/2026 malam.
Dua rumah yang mengalami kerusakan berat masing-masing milik Faridah Hanum (70), dan Firmansyah Fa’u (44), warga Jurong Rajawali, Gampong Kuta Timu.
Material tanah dan bebatuan dari lereng menghantam bangunan sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah.
Lima penghuni rumah menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Mereka masing-masing adalah Faridah Hanum dan Firmansyah Fa’u yang mengalami kondisi lemas.
Kemudian, Eni Safitri (41), mengalami pembengkakan pada lengan serta luka lecet di dada dan kedua kaki,
Lalu, Fikri Armansyah (10), mengalami luka robek di kepala, memar di dada, dan luka lecet pada kaki.
Sedangkan Firni Syahputri (7), mengalami luka robek di pipi, memar di punggung, nyeri pada dada, luka lecet di kaki, serta pembengkakan pada lengan kanan.
“Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Sabang dan saat ini masih menjalani perawatan medis,” ujar Hairul.
Menurut Kapolsek, proses evakuasi dilakukan segera setelah personel Kepolisian bersama warga tiba di lokasi.
Sebelum evakuasi dilaksanakan, aliran listrik di sekitar lokasi dipadamkan terlebih dahulu oleh petugas PLN guna menghindari potensi bahaya selama proses penyelamatan.
Selain mengevakuasi korban, petugas juga menyelamatkan barang-barang berharga milik warga.
Dalam proses tersebut, sebuah sepeda motor ditemukan dalam kondisi tertimbun material longsor. (*Tengku)




