
PENAJAM PASER UTARA jurnalpolisi.id
Polsek Babulu, Polres Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, melibatkan pelajar dalam kegiatan panen jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian milik Polsek Babulu, Senin (27/7/2026), menjadi wujud sinergi antara Polri, dunia pendidikan, dan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda.
Panen jagung dipimpin langsung Kapolsek Babulu IPTU Andi Fatahuddin, S.H., M.H., serta dihadiri Kepala Balai Benih Triyono, Kepala SMKN 3 Penajam Paser Utara Surifuddih, S.E., M.M., jajaran Polsek Babulu, dan enam siswa SMKN 3 Penajam Paser Utara yang turut berpartisipasi dalam proses panen.
Sejak pagi, personel kepolisian bersama para pelajar bergotong royong memanen jagung, mengangkut hasil panen, hingga mengemasnya ke dalam karung.
Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa mengenai pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kapolsek Babulu IPTU Andi Fatahuddin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi program ketahanan pangan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan panen ini kami ingin mengajak generasi muda lebih mengenal dunia pertanian sekaligus memahami pentingnya menjaga ketersediaan pangan. Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang aktif mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program produktif,” ujar IPTU Andi Fatahuddin.
Menurutnya, keterlibatan pelajar diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
Pengalaman belajar secara langsung di lapangan juga dinilai mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dibandingkan pembelajaran di dalam kelas.
Pada hari pertama panen, lahan pertanian Polsek Babulu menghasilkan 14 karung jagung pipil dengan total berat sekitar 840 kilogram.
Proses panen dijadwalkan berlanjut pada Selasa (28/7/2026) hingga seluruh area tanam selesai dipanen.
Keberhasilan tersebut menunjukkan pemanfaatan lahan produktif oleh Polri mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Di sisi lain, kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan bangsa.
Melalui kegiatan ini, Polsek Babulu berharap semangat gotong royong, kepedulian terhadap ketahanan pangan, serta sinergi antara Polri, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat terus terjalin sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi wujud komitmen Polri Presisi dalam mendukung pembangunan nasional melalui penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
( Alfian )




