
SOLOK SELATAN, jurnalpolisi.id
Koperasi Produsen Sapek Panari Sejahtera terus memperkuat koordinasi dengan pengurus, pengawas, dan masyarakat dalam mempersiapkan pengajuan program kebun plasma. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja pengawas koperasi, Yusdianto, S.P., ke Nagari Pulakek Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pada Sabtu hingga Minggu, 17–18 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus melakukan koordinasi terkait kesiapan administrasi dan kondisi lapangan yang diperlukan dalam proses pengajuan kebun plasma.
Dalam kegiatan itu, Yusdianto, S.P. bertemu dengan jajaran pengurus koperasi serta masyarakat setempat. Selain berdiskusi mengenai rencana pengembangan program, ia juga melakukan survei lapangan sebagai langkah awal untuk menghimpun data dan mempersiapkan dokumen pendukung yang dibutuhkan.
Pada Minggu, 18 Oktober 2026, Yusdianto, S.P. bersama Ketua Koperasi Produsen Sapek Panari Sejahtera, Edi Murni, S.Ag., pengawas Zulbakri, serta Tabrani melanjutkan kegiatan dengan menyapa dan berkoordinasi dengan 28 kelompok tani yang berada di Nagari Pulakek Koto Baru.
Pertemuan dengan kelompok tani tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi, menyerap informasi dari masyarakat, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu dipersiapkan dalam mendukung rencana pengajuan kebun plasma.
Koordinasi dengan kelompok tani dinilai penting agar proses persiapan dapat berjalan secara terarah, dengan memperhatikan kelengkapan administrasi, kejelasan data kelompok, serta kondisi lahan yang menjadi bagian dari rencana pengembangan.
Melalui komunikasi langsung dengan masyarakat, koperasi diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kebutuhan dan kesiapan kelompok tani. Data yang dihimpun selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan tahapan persiapan berikutnya.
Yusdianto, S.P. bersama tim kemudian kembali ke penginapan sekitar pukul 20.00 WIB untuk beristirahat setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan pada hari tersebut.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pengawas, pengurus koperasi, dan kelompok tani dalam mempersiapkan program kebun plasma. Kerja sama seluruh pihak menjadi salah satu unsur penting agar rencana tersebut dapat dipersiapkan dengan baik, sesuai ketentuan yang berlaku, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Meski demikian, realisasi program kebun plasma tetap memerlukan proses lanjutan, termasuk pemenuhan persyaratan administrasi, verifikasi data, dan tahapan persetujuan dari pihak terkait. Karena itu, hasil survei dan koordinasi lapangan diharapkan menjadi landasan untuk menyusun langkah selanjutnya secara terukur dan bertanggung jawab.
Jurnal Polisi News akan terus mengikuti perkembangan persiapan program tersebut, termasuk proses pengajuan dan tindak lanjut yang dilakukan oleh Koperasi Produsen Sapek Panari Sejahtera bersama kelompok tani di Nagari Pulakek Koto Baru.(Red)




