
Sorong – jurnalpolisi.id
Ketua Cabang terpilih Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Sorong, Fahrizal Fesanrey, Saat di Temui Tim Media ini Sejak kamis 20/08/2026 ia mendesak Pengurus Besar (PB) PMII untuk segera mengevaluasi Sahabat Jufran Rumadaul.
Desakan ini disampaikan menyusul kemelut Konferensi Koordinator Cabang (Konkorcab) PMII Papua Barat – Papua Barat Daya (PB-PBD) yang hingga kini masalahnya belum kunjung selesai.
Fahrizal juga mendesak PB PMII untuk mencopot Jufran Rumadaul dari jabatannya saat ini sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Bidang Siber dan Sandi Negara PB PMII.
Tindakan tegas ini dinilai perlu karena status Jufran merupakan eks Ketua PKC PMII Papua Barat – Papua Barat Daya yang bertanggung jawab penuh atas kekisruhan tersebut.
Menurut penilaian Fahrizal, pelaksanaan Konkorcab yang diakomodir oleh Jufran di wilayah tersebut tidak sah. Seluruh prosesnya dinilai cacat prosedur karena berjalan tidak sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMII.”Kami meminta dengan tegas agar PB PMII segera mengevaluasi dan mencopot Sahabat Jufran dari jabatannya di pengurus bidang siber dan sandi negara.
Konkorcab yang ia lakukan kemarin jelas-jelas menabrak ketentuan AD/ART organisasi,” tegas Fahrizal.Hingga saat ini, sengketa hasil Konkorcab PMII di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya tersebut masih terus bergulir tanpa kepastian. Kader di daerah kini mendesak adanya keputusan objektif dan intervensi langsung dari Ketua Umum PB PMII di Jakarta demi menyelamatkan roda organisasi. Tutupnya
[ Rilis : TIM JPN ]




