BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Senin (1/6/2026).
Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut dipimpin oleh Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., selaku Inspektur Upacara dan diikuti sekitar 300 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Kehadiran Kapolresta Balikpapan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Balikpapan Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf.
Denny Salurerung, S.Sos., Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, S.H., M.D.S., Danlanud Dhomber Kolonel Pnb Kisworo, S.E., M.Han., Kepala Kejaksaan Negeri Balikpapan Dr. Andri Irawan, S.H., M.H., unsur DPRD, Pengadilan Agama, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Peserta upacara terdiri dari personel Kodim 0905/Balikpapan, Lanal Balikpapan, Lanud Dhomber, Polresta Balikpapan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Korpri ASN, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Paskibraka, hingga pelajar.
Dalam amanatnya yang membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.
“Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi pedoman dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan,” ujar Rahmad Mas’ud.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, seluruh pemangku kebijakan diingatkan agar setiap program pembangunan dan pelayanan publik berorientasi pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Menurutnya, berbagai ancaman terhadap persatuan bangsa, termasuk intoleransi dan paham radikalisme, harus terus dilawan melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan gotong royong.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dengan diawali pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta amanat Inspektur Upacara. Setelah kegiatan upacara selesai, Forkopimda Kota Balikpapan melanjutkan kegiatan pembagian 320 bendera Merah Putih kepada para pengguna jalan di depan Kantor Wali Kota sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 08.50 Wita dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, serta mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan berkeadilan.
( Alfian )