
Labusel Sumut Jurnalpolisi.id
Banyaknya ke jadian siswa keracunan mengkonsumsi jatah makan gratis dari pemerintah mengakibatkan polres Labusel pun gerah sehingga Kapolres dan personel turun ke lapangan melihat apakah bahan yang di masak cukup baik dan berkualitas proses pengolahan, kebersihan dapur, pengemasan, hingga pendistribusiannya, “ujar Kapolres.
Ia juga mengingatkan pengelola SPPG agar tidak mengabaikan aspek keamanan pangan dan kebersihan dalam setiap proses pelaksanaan MBG,
“Kita ingin program ini memberikan manfaat yang nyata, Jangan sampai ada makanan yang tidak layak atau proses pengolahannya tidak sesuai standar, Ketepatan waktu juga penting agar makanan diterima dalam kondisi yang baik,” tegasnya.
Kapolres menambahkan, pengawasan secara langsung merupakan bagian dari upaya Polres Labuhanbatu Selatan dalam mendukung kelancaran Program MBG sekaligus memastikan masyarakat, khususnya penerima manfaat, mendapatkan makanan yang sehat dan berkualitas.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Labuhanbatu Selatan Kompol Moch. Guntur Pryantoko, S.H., M.H., Kabag SDM Kompol Dodi Naenggolan, S.H., M.H., Kabagops AKP Nelson Silalahi, S.H., Kasatintelkam AKP Aswan Ginting Suka, S.H., Kasiwas AKP Herianto, Kasihumas AKP Sujono, Kasipropam AKP Darmaga Tarigan, Kapolsek Kotapinang AKP Maruli Tua Siregar, S.H., M.H., Kapolsek Torgamba AKP Sunipan Gurusinga, S.H., serta personel Sidokkes, Si Humas dan Media Polres Labuhanbatu Selatan.
Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Labuhanbatu Selatan Ny. Heni Rosef Efendi, Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Artery Guntur, pengurus Bhayangkari Cabang Labuhanbatu Selatan, KA SPPG 5 Clinton Erixon Sihite, Ahli Gizi SPPG 5 Via Sarah Azzura Lubis, A.Md.T.P., KA SPPG 3 Suci Habibi Pulungan, serta Ahli Gizi SPPG 3 Lili Syahputri.
Melalui kunjungan tersebut, Polres Labuhanbatu Selatan menunjukkan komitmennya untuk ikut mengawal pelaksanaan Program MBG agar berjalan secara aman, tertib dan berkualitas.
Kapolres berharap seluruh pengelola SPPG senantiasa menjaga standar kebersihan, kesehatan dan keamanan pangan sehingga program tersebut benar-benar menjadi program yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Intinya, kita ingin memastikan makanan yang sampai kepada masyarakat adalah makanan yang layak, aman dan bergizi. Kita awasi bersama agar program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima manfaat, “pungkas Kapolres.(MS007)




