BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Kepolisian Daerah Kalimantan Timur resmi menutup Turnamen Billiard Kapolda Kaltim Cup 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Penutupan turnamen berlangsung di 22+ Billiard Cafe, Jalan Mayor Pol Zainal Arifin, kawasan Beller, Balikpapan, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, para pejabat utama Polda Kaltim, panitia pelaksana, dewan juri, serta seluruh peserta turnamen.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari, sejak Sabtu (20/6), diikuti sekitar 148 peserta dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Kaltim. Kompetisi mempertandingkan sejumlah kategori, meliputi kelas eksibisi, klaster umum internal Polda Kaltim, serta klaster eksekutif yang diikuti perwakilan satuan kerja jajaran Polda Kaltim.
Pada hari pertama, pertandingan memasuki babak penyisihan dengan menggunakan 19 meja pertandingan. Sementara pada hari kedua, kompetisi dilanjutkan dengan babak semifinal hingga final yang berlangsung di sembilan meja pertandingan.
Seluruh pertandingan menggunakan sistem gugur dengan format permainan bola sembilan (9 ball). Mekanisme kemenangan ditentukan melalui tiga kemenangan pada babak penyisihan dan lima kemenangan pada babak semifinal hingga final.
Para juara memperoleh piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan untuk peringkat pertama hingga ketiga. Selain itu, panitia juga memberikan piagam penghargaan bagi peserta yang meraih posisi harapan satu hingga harapan tiga.
Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan bahwa olahraga biliar tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, melatih konsentrasi, ketelitian, dan kemampuan menyusun strategi.
Menurutnya, turnamen internal tersebut menjadi wadah efektif untuk mempererat hubungan antarpersonel sekaligus memperkuat soliditas dan sinergitas di lingkungan Polda Kaltim.
“Melalui olahraga biliar, kita dapat membangun kebersamaan, menjalin komunikasi yang lebih akrab, sekaligus berkompetisi secara sehat. Kekompakan yang terjalin dalam kegiatan ini merupakan modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Timur,” ujar Kapolda.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas sepanjang turnamen berlangsung. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada kegiatan kedinasan, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antarpersonel.
“Selama dua hari pelaksanaan, kita menyaksikan kompetisi yang berlangsung penuh semangat, sekaligus suasana kekeluargaan yang hangat. Ini menunjukkan bahwa soliditas dan kebersamaan personel Polda Kaltim terus terjaga dengan baik,” katanya.
Kapolda juga mengapresiasi kemampuan para peserta yang dinilai memiliki bakat dan potensi dalam olahraga biliar. Menurutnya, permainan tersebut menuntut tingkat akurasi, fokus, serta strategi yang tinggi, sejalan dengan karakter yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dengan berakhirnya Turnamen Billiard Kapolda Kaltim Cup 2026, diharapkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan solidaritas di lingkungan Polda Kaltim semakin meningkat sehingga mampu mendukung optimalisasi pelayanan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Kalimantan Timur.
( Alfian )