
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai langkah mitigasi bencana hidrometeorologi, terutama banjir, menjelang musim hujan.
Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon bersama jajaran Polda Kaltim, Pemerintah Kota Balikpapan, serta masyarakat di kawasan Taman Tiga Generasi, Jalan Adipraja III, Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 personel kepolisian dan masyarakat. Turut hadir Wakapolda Kaltim, para pejabat utama Polda Kaltim, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, unsur pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga dari kawasan Sepinggan Raya.
Dalam keterangannya kepada wartawan seusai kegiatan, Endar menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama agar fasilitas publik tetap bersih, nyaman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dari berbagai kelompok usia.
“Melaksanakan kerja bakti bersama di Taman Tiga Generasi ini merupakan kewajiban kita bersama untuk membuat taman tetap nyaman, menjadi tempat masyarakat berkumpul, memanfaatkan waktu, serta berekreasi dengan murah dan aman,” ujar Endar.
Menurutnya, keberadaan taman kota memiliki fungsi penting sebagai ruang terbuka publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi, membangun komunikasi, serta melaksanakan berbagai kegiatan positif.
Karena itu, ia mengapresiasi kondisi Taman Tiga Generasi yang dinilai telah dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar ruang publik tetap terawat dan memberikan manfaat bagi warga.
Antisipasi Banjir melalui Aksi Nyata
Selain menjaga kebersihan taman, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi pada periode musim hujan.
Endar mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kebersihan selokan, parit, dan saluran drainase. Penumpukan sampah yang menghambat aliran air dapat meningkatkan risiko genangan hingga banjir ketika curah hujan tinggi.
“Kita harus menjaga lingkungan dengan baik. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan. Dalam satu hingga beberapa bulan ke depan, salah satu ancaman yang perlu kita antisipasi adalah bencana hidrometeorologi, termasuk banjir,” katanya.
Ia menekankan pentingnya mitigasi sejak dini melalui kegiatan gotong royong membersihkan saluran air dan membangun kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.
Menurutnya, langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dapat membantu mengurangi risiko dan dampak bencana. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kapolda juga berharap seluruh jajaran kepolisian di wilayah Kalimantan Timur dapat terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan memelihara fasilitas umum.
Penanaman Pohon dan Penguatan Kepedulian Lingkungan
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Kaltim bersama jajaran dan masyarakat juga melaksanakan penanaman pohon di kawasan Taman Tiga Generasi.
Penanaman pohon menjadi simbol kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus pengingat bahwa kehidupan manusia berkaitan erat dengan kondisi lingkungan di sekitarnya.
Endar mengajak masyarakat untuk tidak hanya menanam pohon, tetapi juga merawatnya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ia berharap Taman Tiga Generasi semakin lestari dan tetap menjadi ruang publik yang nyaman untuk mempererat hubungan sosial serta membangun kebersamaan antarwarga.
Lurah Sepinggan Baru Apresiasi Kegiatan Polda Kaltim
Sementara itu, Lurah Sepinggan Baru, Sarbini, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kerja bakti yang diinisiasi Polda Kaltim di wilayahnya.
Menurut Sarbini, kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian kepolisian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi antara aparat dan masyarakat.
Ia mengatakan, pihak kelurahan turut melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, para ketua RT, serta warga untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Sarbini juga mengajak masyarakat Sepinggan Baru untuk terus menjaga kekompakan dan mempertahankan kebersihan lingkungan.
Ia mengungkapkan bahwa wilayahnya telah membentuk bank sampah di 14 RT sebagai salah satu upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Keberadaan bank sampah tersebut diharapkan dapat mendorong warga lebih aktif memilah sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Sarbini menegaskan bahwa capaian kebersihan yang telah diraih wilayahnya perlu dipertahankan melalui partisipasi aktif masyarakat dan kerja sama lintas sektor.
LPM Dorong Kerja Bakti Berkelanjutan
Ketua LPM Sepinggan, Iswanto, turut menyampaikan terima kasih kepada Polda Kaltim atas pelaksanaan kegiatan kerja bakti bersama masyarakat.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap lingkungan dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan fasilitas umum.
Iswanto berharap kerja sama antara kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi dapat dilanjutkan secara berkala.
Menurutnya, sinergi yang terbangun melalui kegiatan gotong royong dapat memperkuat kepedulian warga sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Melalui kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon ini, Polda Kaltim bersama pemerintah daerah dan masyarakat berharap budaya gotong royong semakin kuat, kesadaran menjaga lingkungan meningkat, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dapat ditingkatkan sejak dini.
( Alfian )




