Sarolangun– jurnalpolisi.id
Serah terima jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sarolangun resmi digelar pada Rabu,06 Mei 2026,setelah Sertijab tersebut maka jabatan Kajari Sarolangun kini resmi dipimpin oleh Taufik,S.H.,M.H,menggantikan posisi Rolly Manampiring,S.H.,M.H, yang sebelumnya dipercaya memimpin Kejaksaan Negeri Sarolangun.
Rabu,(06/5/2026)Sebelum menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun Taufik,S.H.,M.H diketahui menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan.
Selama bertugas dirinya dikenal memiliki sejumlah prestasi, di antaranya pernah menjadi jaksa yang menangani kasus tambang PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) yang bergerak di bidang batu bara.
Pria asal Banda Aceh tersebut resmi menjabat sebagai Kajari Sarolangun berdasarkan Surat Keputusan Nomor: Kep-IV-347/C/04/2026 tertanggal April 2026,Kehadirannya d Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko didampingi Ketua IAD Ninsky Taufik, Bupati dan wakil Bupati Sarolangun,Kapolres Sarolangun,Pabung serta unsur Forkopimda Kabupaten Sarolangun disambut dengan tarian daerah yang membawa tepak dan sirih sebagai simbol penghormatan tertinggi.
Usai acara pisah sambut,Kajari Sarolangun Taufik, S.H., M.H didampingi Kasi Intel Kejari Sarolangun Dharma Natal Simanjuntak, S.H., M.H menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Sarolangun serta insan pers yang hadir.
“Terima kasih kepada Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, S.E, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.Ik., M.H, Dandim 0420/Sarko, serta rekan-rekan insan pers yang bertugas di wilayah Kabupaten Sarolangun,” ujarnya saat berbincang bersama awak media di ruang tunggu Kejaksaan Negeri Sarolangun.
Ia berharap ke depan terjalin komunikasi yang aktif dan harmonis antara Kejaksaan Negeri Sarolangun dengan seluruh instansi pemerintah maupun insan pers.
“Saya berharap hubungan komunikasi yang baik terus terjalin, termasuk dengan insan pers agar seluruh kegiatan Kejaksaan Negeri Sarolangun dapat terekspos dengan baik kepada masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Taufik menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap media dan ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan para jurnalis.
“Kami terbuka terhadap pers,saya berharap kita bisa duduk bersama sambil ngopi dan berbincang santai, baik seminggu sekali ataupun sebulan sekali kita adakan pertemuan seperti itu,” tutupnya sambil memperkenalkan diri kepada para awak media yang hadir.(Dedi)