NUSANTARA jurnalpolis.id
Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu dari tujuh lokasi di Indonesia yang terhubung secara langsung melalui teleconference bersama Menteri Lingkungan Hidup dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Negara IKN, Jumat (5/6/2026), tersebut merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk menggalakkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai gerakan nasional dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, yang menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui aksi nyata dan berkelanjutan.
Kegiatan nasional yang dipusatkan di Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, diikuti sekitar 10.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, di kawasan IKN, kegiatan melibatkan jajaran Otorita IKN, mitra pembangunan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan yang berkomitmen mendukung agenda pelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memaparkan sejumlah program yang telah dan sedang dijalankan untuk mendukung Gerakan ASRI sekaligus memperkuat posisi IKN sebagai kota hutan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Menurut Basuki, upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Berbagai kegiatan telah dilakukan, mulai dari aksi bersih pantai yang dibarengi penanaman mangrove hingga rehabilitasi lahan bekas tambang.
“Gerakan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama. Di IKN kami telah melaksanakan kegiatan bersih pantai dan penanaman mangrove, serta melakukan penghijauan di kawasan bekas tambang yang menjadi fokus pemulihan lingkungan,” ujar Basuki.
Ia menjelaskan, Otorita IKN saat ini juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Kehutanan untuk merehabilitasi kawasan bekas tambang, khususnya di wilayah Hutan Bukit Soeharto. Program tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam memulihkan ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di kawasan Nusantara dan daerah penyangganya.
Langkah Otorita IKN tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat. Menurutnya, komitmen yang ditunjukkan IKN dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak, terutama perusahaan yang memiliki wilayah bekas tambang, untuk turut bertanggung jawab terhadap pemulihan lingkungan.
“Saya sangat mengapresiasi perhatian Kepala Otorita IKN terhadap isu lingkungan hidup.
Kementerian Lingkungan Hidup sepenuhnya mendukung upaya rehabilitasi kawasan bekas tambang yang dilakukan Otorita IKN. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi para pemilik tambang untuk memastikan pemulihan lingkungan pascatambang dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” kata Jumhur.
Pemerintah menilai pemulihan kawasan bekas tambang merupakan salah satu langkah strategis dalam mengurangi dampak perubahan iklim sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan hidup. Selain berfungsi sebagai upaya konservasi, rehabilitasi lahan juga berperan dalam meningkatkan daya dukung ekosistem dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Gerakan ASRI sebagai budaya baru dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa, gerakan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan, mempercepat upaya mitigasi perubahan iklim, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Sebagai kota yang dibangun dengan konsep berkelanjutan, IKN diharapkan menjadi contoh pembangunan masa depan yang mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Komitmen terhadap pemulihan ekosistem dan keadilan iklim menjadi bagian penting dalam mewujudkan Nusantara sebagai kota dunia untuk semua.
( Alfian )