
PENAJAM PASER UTARA jurnalpolisi.id
Polres Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres PPU, Rabu (1/7/2026). Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, upacara tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, modern, dan berintegritas kepada masyarakat.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Penajam Paser Utara Abdul Waris Muin, Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Rauf Muin, Dandim 0913/PPU Letkol Inf. Fandy Satria Dwi Wahyoni, Kepala Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara Harwanto, Ketua Pengadilan Negeri Penajam Paser Utara Hartati Ari Suryawati, Ketua Pengadilan Agama Penajam Paser Utara Nahdiyanti, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta insan pers.
Peserta upacara terdiri atas personel Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Damkar, Senkom Mitra Polri, serta seluruh satuan fungsi di lingkungan Polres Penajam Paser Utara. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, pembacaan Tribrata, mengheningkan cipta, hingga pembacaan amanat Presiden Republik Indonesia.
Dalam amanat Presiden yang dibacakan Kapolres, ditegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80 mengandung makna seluruh pengabdian Polri harus berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Presiden juga menekankan pentingnya kesiapan Polri menghadapi tantangan global, mulai dari kejahatan siber, kejahatan transnasional, hingga dinamika geopolitik dunia. Untuk itu, Polri didorong terus memperkuat transformasi kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, serta membangun komunikasi publik guna memperkuat kepercayaan masyarakat.
Selain itu, Polri diharapkan terus mendukung berbagai program strategis pemerintah, seperti ketahanan pangan nasional, pemberantasan narkotika dan perjudian daring, pengamanan Proyek Strategis Nasional, objek vital nasional, serta menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara mengatakan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Delapan puluh tahun perjalanan Polri merupakan sejarah panjang pengabdian kepada bangsa dan negara. Momentum Hari Bhayangkara menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata dan kehadiran Polri yang benar-benar memberi manfaat,” ujar Andreas.
Ia menegaskan, Polres Penajam Paser Utara akan terus memperkuat sinergi dengan TNI, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kami mengajak seluruh personel menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai motivasi untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis Polri akan semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” katanya.
Usai upacara, peringatan Hari Bhayangkara dilanjutkan dengan penampilan Polisi Cilik Presisi Polres Penajam Paser Utara, demonstrasi kemampuan personel Sat Samapta, simulasi VIP Protection dan Escort, serta penyerahan piala kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.
Kegiatan ditutup dengan syukuran dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur
( Alfian )




