BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan terus memperkuat dukungan terhadap penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) melalui penyiapan sarana dan prasarana di sejumlah titik strategis di wilayah kota.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Mohammad Fadli Fathurahman, mengatakan bahwa saat ini terdapat sekitar 167 sarana penunjang yang telah terpasang dan tersebar di sejumlah kawasan, terutama di wilayah perbatasan kota seperti Manggar dan Balikpapan Utara.
Selain itu, Dishub juga memfokuskan pengembangan infrastruktur pendukung di sejumlah ruas jalan padat lalu lintas, termasuk kawasan Balikpapan Selatan dan beberapa titik strategis lainnya yang dinilai memiliki tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.
“Keberadaan sarana pendukung ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pengelolaan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan modern. Ke depan, sistem ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat sekaligus mendukung penegakan hukum berbasis teknologi,” ujar Fadli.
Menurutnya, meskipun fasilitas tersebut belum tersebar secara merata di seluruh kecamatan, pemerintah kota terus melakukan pemetaan kebutuhan berdasarkan tingkat kepadatan lalu lintas dan potensi pelanggaran yang terjadi di setiap wilayah.
Dishub Balikpapan juga telah melaksanakan survei dan verifikasi lapangan guna menentukan titik-titik prioritas pemasangan perangkat ETLE berikut sarana pendukungnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan efektivitas sistem dalam mendukung pengawasan lalu lintas secara elektronik.
Fadli menjelaskan bahwa integrasi sistem ETLE di Balikpapan telah terhubung dengan sistem nasional dan telah melalui proses sinkronisasi aplikasi secara menyeluruh bersama instansi terkait.
“Integrasi sistem sudah berjalan dengan baik.
Proses sinkronisasi aplikasi telah dilakukan dan saat ini memasuki tahap penyempurnaan akhir. Kami optimistis implementasi penuh dapat dilakukan setelah pertengahan tahun ini,” katanya.
Ia menambahkan, kesiapan infrastruktur digital menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan ETLE. Oleh karena itu, Dishub terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh perangkat, jaringan komunikasi data, serta sistem pendukung lainnya dapat beroperasi secara optimal.
Dengan beroperasinya ETLE secara penuh, diharapkan penindakan pelanggaran lalu lintas dapat dilakukan secara lebih transparan, objektif, dan akuntabel. Sistem ini juga diyakini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas tanpa harus bergantung pada penindakan secara konvensional.
Pemerintah Kota Balikpapan bersama jajaran kepolisian berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi transportasi cerdas guna menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
Kehadiran ETLE diharapkan menjadi salah satu solusi efektif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kota Balikpapan.
Selain mendukung penegakan hukum, sistem ETLE juga diharapkan mampu menyediakan data lalu lintas yang akurat sebagai bahan perencanaan transportasi perkotaan. Dengan demikian, berbagai kebijakan yang diambil pemerintah dapat lebih tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan mobilitas di Kota Balikpapan.
( Alfian )