Solok Selatan, Sumatera Barat – jurnalpolisi.id
Direktur CV Ikhlas Bersama Grup, Yusdianto, kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pada Jumat (19/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempersiapkan sejumlah kelengkapan administrasi untuk mendukung percepatan rencana pembangunan kebun plasma di wilayah tersebut.
Kabupaten Solok Selatan merupakan salah satu daerah di Provinsi Sumatera Barat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, serta Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.
Rencana pembangunan kebun plasma ini merupakan aspirasi dari masyarakat setempat yang disampaikan oleh H. Burhannudin Datuk Kayo bersama sejumlah ninik mamak, di antaranya Abak Ujang, Pak Wali, Pak Hamdani, dan Pak Edi. Mereka berharap program tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, pada April 2026, CV Ikhlas Bersama Grup melalui Direktur Yusdianto telah menyampaikan permohonan dan aspirasi masyarakat tersebut kepada pihak BUMN, yaitu PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, melalui Kepala Divisi terkait, A. Muthalib, serta Catur.
Upaya tersebut mendapat tanggapan positif dari pihak PTPN IV PalmCo yang menyatakan kesiapannya menampung aspirasi masyarakat Solok Selatan terkait rencana pembangunan kebun plasma.
Pada Mei 2026, perwakilan PTPN IV PalmCo dari Regional 4 juga telah melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung lokasi serta kondisi wilayah yang menjadi rencana pengembangan kebun plasma.
Dalam kunjungan terbaru ini, Yusdianto menyampaikan bahwa pihaknya sedang melengkapi sejumlah dokumen dan persyaratan yang diperlukan agar proses selanjutnya dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Semoga dengan kelengkapan berkas yang dipersiapkan ini, proses realisasi kebun plasma di Solok Selatan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Yusdianto.
Masyarakat berharap rencana tersebut dapat segera terealisasi sehingga mampu membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan produktivitas daerah, serta memperkuat kemitraan antara masyarakat dan perusahaan perkebunan.
( Yus/ Red)