
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Upaya melestarikan warisan budaya bangsa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif terus dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan pemerintah, komunitas adat, dan pelaku usaha. Salah satunya melalui kegiatan audisi atau casting yang dirangkai dengan pameran industri, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta produk kerajinan tradisional di Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSSC) Dome, Kota Balikpapan, Senin (12/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia tersebut dihadiri Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kalimantan Timur Kombes Pol. Arman, S.I.K., M.Si., Wakapolresta Balikpapan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Balikpapan, serta Persekutuan Suku Dayak se-Kalimantan Timur.
Pameran tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan seni, tradisi, dan kerajinan khas daerah kepada masyarakat luas. Berbagai produk kerajinan tradisional yang ditampilkan tidak hanya mencerminkan identitas budaya masyarakat, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui industri kreatif.
Selain sebagai sarana pelestarian budaya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat. Promosi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Rangkaian kegiatan audisi atau casting juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi seni dan budaya kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mengenal, mengembangkan, dan melestarikan warisan tradisional Indonesia.
Kehadiran unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas adat dalam kegiatan ini turut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberagaman budaya. Sinergi tersebut diperlukan agar pelestarian tradisi dapat berjalan beriringan dengan pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
Kalimantan Timur memiliki kekayaan budaya yang beragam, termasuk tradisi masyarakat Dayak yang menjadi bagian penting dari identitas daerah. Pengenalan budaya melalui pameran dan kegiatan seni diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan leluhur sekaligus membuka peluang bagi pengembangan produk kerajinan tradisional.
Melalui kegiatan yang menggabungkan audisi, pameran budaya, dan promosi UMKM ini, Balikpapan diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi pelestarian seni dan tradisi sekaligus penguatan ekonomi kreatif. Dengan demikian, warisan budaya tidak hanya terjaga sebagai identitas bangsa, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
( Alfian )




