
BATU BARA – jurnalpolisi.id
Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus menjaga kelestarian hutan mangrove, Pemerintah Desa Guntung, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), Senin (3/11/2026).
Musyawarah pembentukan MPA tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Guntung dengan difasilitasi oleh Polres Asahan, Kepala Desa Guntung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah II.
MPA Desa Guntung beranggotakan 20 orang warga yang terdiri dari unsur pemuda, nelayan, dan petani. Mereka disiapkan untuk ikut berperan aktif dalam pencegahan serta penanganan awal apabila terjadi kebakaran hutan mangrove maupun lahan milik warga.
Adapun tugas dan tanggung jawab MPA Desa Guntung meliputi:
- Melaksanakan patroli rutin untuk mencegah pembakaran lahan yang dilakukan untuk membuka area perkebunan.
- Melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
- Menjadi tim pertama dalam melakukan penanganan awal apabila ditemukan titik api.
- Menjadi mitra Polri dalam memberikan laporan secara cepat terkait dugaan pembakaran hutan dan lahan secara ilegal.
Dalam kegiatan pembentukan tersebut, MPA Desa Guntung juga mendapatkan bantuan serta seragam sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tugas di lapangan.
Ketua MPA Desa Guntung yang baru terpilih menyampaikan bahwa keberadaan kelompok tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan hutan mangrove.
“Selama ini, kalau ada api di hutan Desa Guntung, kami bingung harus berbuat apa. Sekarang MPA sudah terbentuk sebagai kelompok resmi. Kami siap bersama-sama menjaga hutan agar tidak gundul dan tidak terbakar lagi,” ujarnya.
Dengan terbentuknya MPA Desa Guntung, diharapkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan semakin meningkat. Selain mencegah terjadinya karhutla, keberadaan kelompok ini juga diharapkan mampu mempercepat penanganan awal apabila terjadi kebakaran di wilayah desa.
Laporan: Umi Kalsum Sitorus PNE
Jurnal Polisi News




