Langgur, : Jurnalpolisi.id
Dalam rangka menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar pameran yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menampilkan kekayaan budaya lokal Kei.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas seni, hingga pelaku usaha lokal.
Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum Hardiknas tidak hanya dimaknai sebagai peringatan seremonial semata, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat peran pendidikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya daerah.
“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang cerdas,”ungkap Bupati, Rabu (29/04/2026) di Langgur
Tidak hanya cerdas secara akademik, tambahnyan tetapi juga memiliki kecintaan terhadap budaya lokal serta mampu berinovasi dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah, khususnya UMKM.
Pameran ini menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM, seperti kerajinan tangan khas Kei, olahan makanan tradisional, serta produk kreatif lainnya. Selain itu, ditampilkan pula pertunjukan seni dan budaya, seperti tarian tradisional, musik daerah, dan pameran kain tenun khas Kei yang menjadi identitas budaya masyarakat setempat.
Bupati juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak terhadap UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, pelaku UMKM dapat memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
“Kita harus memberikan ruang dan kesempatan yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang,”ujarnya
Pemerintah sebutnya akan terus berupaya menghadirkan program-program yang mendukung peningkatan kapasitas dan kualitas prodak lokal.
Tak hanya itu, Bupati juga mengajak generasi muda untuk aktif dalam menjaga dan melestarikan budaya Kei. Ia menilai, perkembangan teknologi dan arus globalisasi tidak boleh mengikis nilai-nilai budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Anak-anak kita harus bangga dengan budaya sendiri. Justru di tengah modernisasi, budaya lokal harus menjadi identitas yang memperkuat jati diri kita sebagai masyarakat Kei,”tegasnya.
Kegiatan pameran ini juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Banyak pengunjung yang datang untuk melihat langsung berbagai produk UMKM sekaligus menikmati pertunjukan seni budaya yang ditampilkan.
Salah satu pelaku UMKM mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia berharap pameran seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar produk lokal semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional.
Sementara itu, para pelajar yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini mengaku bangga bisa terlibat dalam pelestarian budaya daerah. Mereka menampilkan berbagai kreasi seni yang mengangkat kearifan lokal sebagai bagian dari pembelajaran di sekolah.
Melalui pameran ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pelaku budaya dalam membangun daerah yang maju, mandiri, dan berbudaya.
Peringatan Hardiknas tahun ini pun menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan bangsa, termasuk dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal serta menjaga keberlanjutan budaya daerah.
Publish by (Melky_JPN)