Kutai Kartanegara jurnalpolisi.id
Personel Polsek Loa Kulu menghadiri kegiatan adat Bersih Desa dan Sedekah Bumi di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Dusun 1, Jalan Amat Kasim, pada Minggu (26/4/2026) itu diikuti ratusan warga dari RT 01, 02, 03, dan 04.
Bhabinkamtibmas Desa Sumber Sari, Aiptu Budi Santoso, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Polri di tengah masyarakat dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian kearifan lokal sekaligus pendekatan humanis dalam menjaga keamanan wilayah.
Kapolsek Loa Kulu, Hari Supranoto, mengatakan keikutsertaan personel dalam kegiatan adat merupakan bagian dari strategi cooling system untuk memperkuat kedekatan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat.
“Kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan dengan masyarakat. Kami ingin nilai gotong royong dan rasa aman tumbuh dari hubungan sosial yang harmonis,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dipimpin oleh kepala desa setempat dengan agenda gotong royong membersihkan lingkungan, makan bersama hasil bumi, serta doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kesehatan dan rezeki yang diberikan.
Suasana khidmat terasa saat warga memanjatkan doa dan menyampaikan ikrar sebagai bentuk harapan akan keselamatan dan kesejahteraan desa.
Di sela kegiatan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga agar terus menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Aiptu Budi Santoso, tradisi seperti Sedekah Bumi menjadi salah satu sarana memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
“Jika masyarakat rukun dan solid, maka situasi keamanan akan terjaga dengan sendirinya,” katanya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat melalui kegiatan adat ini diharapkan dapat terus terjalin dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kutai Kartanegara.
( Alfian )