
BANYUWANGI,- jurnalpolisi.id
Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M., Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, resmi dikukuhkan sebagai Pembina BARISTAN Banyuwangi atau Barisan Tani dan Nelayan. Penunjukan ini menjadi angin segar bagi penguatan sektor pertanian dan kelautan di Bumi Blambangan.(15 Agustus 2026).
Dikenal sebagai sosok yang humble, dekat dengan masyarakat, dan selalu terbuka untuk berdialog, Dr. Guntur membawa gaya kepemimpinan yang santun, bijaksana, dan penuh dedikasi. Meski memiliki pengalaman panjang di pemerintahan, beliau tetap menunjukkan kesederhanaan dan kepedulian tinggi terhadap petani, nelayan, dan masyarakat kecil.
Birokrat Berprestasi hingga Tingkat Nasional.
Rekam jejak Dr. Guntur tidak diragukan lagi. Beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi dan aktif dalam berbagai program pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur, pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat.
Saat ini, beliau dipercaya di tingkat nasional sebagai Tenaga Ahli Menko Bidang Pangan RI untuk memberikan kontribusi pemikiran dan pendampingan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sebagai Pembina BARISTAN, beliau mendorong penguatan peran petani dan nelayan sebagai pilar utama pembangunan daerah dan ketahanan pangan bangsa.
“Dari Desa, Untuk Indonesia”
Dalam pesannya, Dr. Guntur menegaskan pentingnya peran petani dan nelayan.
“Petani dan nelayan adalah kekuatan bangsa. Dengan kebersamaan, kemandirian, dan inovasi, kita wujudkan Banyuwangi sebagai pusat kekuatan pangan dan energi nasional. Dari desa, untuk Indonesia,”ujarnya.
BARISTAN Banyuwangi mengusung nilai Komitmen, Integritas, Kolaborasi, Inovasi, dan Kemandirian dalam setiap geraknya. Dengan tagline BersamaBARISTANBanyuwangiMaju, organisasi ini berkomitmen bersama petani dan nelayan membangun kemandirian daerah.
Kehadiran Dr. Guntur sebagai Pembina diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebijakan nasional dengan kebutuhan riil masyarakat akar rumput, sehingga program-program pro-rakyat dapat berjalan lebih efektif.
Jurnalis: Boby




