
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan disiplin, menjaga penampilan, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Penekanan tersebut disampaikan dalam apel pimpinan yang digelar di lingkungan Ditpolairud Polda Kaltim, Balikpapan, Rabu (19/8/2026).
Apel pimpinan dipimpin oleh Kepala Bagian Operasional (KBO) Ditpolairud Polda Kaltim dan diikuti seluruh personel. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengecek kesiapsiagaan anggota sekaligus menyampaikan sejumlah arahan terkait pelaksanaan tugas dan kedisiplinan.
Dalam arahannya, KBO mengingatkan personel agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Setiap anggota diminta menjaga etika serta tidak sembarangan mengunggah maupun membagikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Personel juga diminta mempertimbangkan dampak setiap konten yang disampaikan di ruang digital. Sikap bijak dalam bermedia sosial dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng citra institusi Polri.
“Gunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Setiap unggahan harus dipikirkan dengan baik karena dapat berdampak terhadap pribadi maupun institusi,” menjadi salah satu penekanan dalam apel tersebut.
Selain penggunaan media sosial, aspek kedisiplinan dan penampilan personel turut menjadi perhatian. KBO menekankan pentingnya menjaga kerapian rambut, kebersihan diri, seragam, kelengkapan atribut, serta sikap tampan dan penampilan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan setiap personel senantiasa tampil rapi dan profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui apel pimpinan, Ditpolairud Polda Kaltim mendorong seluruh personel untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme dan tanggung jawab. Hal tersebut tidak hanya diterapkan saat melaksanakan tugas kedinasan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika beraktivitas di media sosial.
Kedisiplinan personel dan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mempertahankan citra positif dan wibawa institusi Polri.
( Alfian )



