
SAMARINDA jurnalpolisi.id
Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengerahkan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa Gerakan Rakyat Melawan (GERAM) di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu (4/11/2026). Meski aksi sempat berlangsung dalam situasi yang memanas hingga malam hari, seluruh rangkaian pengamanan berhasil diselesaikan dengan aman dan terkendali.
Dalam pengamanan tersebut, sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) Pengendalian Huru-Hara (PHH) dan satu tim anti-anarkis dari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim diterjunkan. Pasukan dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Edy Musdwiyono.
Pengamanan aksi dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., M.H., C.F.E., CFrA, bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltim dan Wadansat Brimob Polda Kaltim AKBP Muhammad Alli, S.I.K.
Kehadiran pimpinan kepolisian di lokasi menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap pelaksanaan tugas personel sekaligus memastikan pengamanan berjalan sesuai prosedur dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat.
Aksi unjuk rasa dimulai sekitar pukul 16.00 WITA dan berlangsung hingga pukul 22.00 WITA. Selama kegiatan berlangsung, personel Brimob disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan. Ketika kondisi sempat memanas, petugas tetap mengedepankan kesiapsiagaan, pengendalian diri, serta langkah-langkah persuasif guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
Berkat kesiapan dan koordinasi personel di lapangan, rangkaian pengamanan dapat dilaksanakan hingga aksi berakhir tanpa gangguan yang berlanjut terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan unjuk rasa merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam menjaga keamanan sekaligus menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum.
Ia menekankan agar seluruh personel senantiasa bertindak profesional, humanis, serta mengutamakan pendekatan persuasif dalam menghadapi massa aksi.
“Seluruh personel kami instruksikan untuk mengutamakan keselamatan, menjaga kesabaran, dan bertindak sesuai prosedur yang berlaku. Pengamanan bukan semata-mata menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memastikan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi tetap dihormati. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berakhir dengan aman dan terkendali,” ujar Ronny.
Satbrimob Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Timur dengan mengedepankan profesionalisme, pendekatan humanis, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.
(Alfian)




