i
Sarolangun– jurnalpolisi.id
Dalam rangka mematangkan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Polres Sarolangun menggelar kegiatan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) dan Tactical Floor Game (TFG) Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung di Aula Polres Sarolangun, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 10.20 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., didampingi Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, M.H., serta diikuti para Kasat, para perwira, dan seluruh personel Polres Sarolangun yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026.
Dalam sambutannya, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi menyampaikan bahwa pengamanan Hari Raya Idul Fitri merupakan tugas bersama seluruh personel guna memastikan masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman.
“Pengamanan Ops Ketupat Tahun 2026 ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita berharap pelaksanaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan aman dan terkendali seperti tahun-tahun sebelumnya. Melalui kegiatan Lat Pra Ops ini diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan koordinasi serta kerja sama guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Sarolangun,” ujar Wakapolres.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto dalam paparannya menjelaskan tahapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang dimulai dari kesiapan administrasi pada tanggal 4 hingga 11 Maret 2026 sesuai dengan petunjuk dan aturan operasi kepolisian.
Selanjutnya, kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat 2026 telah dilaksanakan pada Senin (9/3/2026), kemudian dilanjutkan dengan Lat Pra Ops dan Tactical Floor Game guna mematangkan strategi pengamanan.
Untuk Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 direncanakan dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 15.00 WIB di Lapangan Mapolres Sarolangun yang akan dipimpin oleh Bupati Sarolangun dan didampingi Kapolres Sarolangun.
Kabag Ops juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 akan dimulai pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB dengan melibatkan 100 personel Polres Sarolangun yang tergabung dalam 5 Satgas, serta didukung dengan pendirian 3 Pos Pengamanan (Pos Pam) dan 1 Pos Pelayanan (Pos Yan) di wilayah hukum Polres Sarolangun.
Dalam operasi tersebut, Polres Sarolangun juga menyiapkan personel cadangan untuk mengantisipasi kegiatan pengamanan malam takbiran dan pelaksanaan Salat Idul Fitri. Selain itu, Polres Sarolangun telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) guna memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak agar para pemudik dapat melintas dengan aman dan nyaman.
Dalam Tactical Floor Game yang dilaksanakan, para pejabat utama Polres Sarolangun memaparkan berbagai strategi dan taktik pengamanan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama berlangsungnya Operasi Ketupat 2026.
Beberapa titik jalur rawan kecelakaan lalu lintas juga menjadi perhatian dalam operasi ini, di antaranya Jalinsum Km 8 Desa Sungai Baung, Jalan Lintas Sarolangun–Tembesi Km 11 Desa Ladang Panjang, Km 20 Batu Kucing–Batu Ampar Kecamatan Pauh, Km 42 Gurun Tuo Kecamatan Mandiangin, Km 54 Rangkiling Simpang, Km 60 Bukit Peranginan Kecamatan Mandiangin, serta Jalan Lintas Sumatera Desa Tanjung Kecamatan Bathin VIII.
Selain jalur rawan kecelakaan, objek pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026 di wilayah Kabupaten Sarolangun juga meliputi 434 masjid, 8 lokasi objek wisata, 2 terminal angkutan darat, 3 titik pasar, jalur mudik dan balik, kompleks perkantoran, objek vital, serta pemukiman warga yang ditinggalkan oleh para pemudik.
Melalui kegiatan Lat Pra Ops dan Tactical Floor Game ini diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan optimal.
Operasi Ketupat 2026 sendiri akan berlangsung