
Pidie jurnalpolisi.id
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulau Kenari, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, berakhir ricuh pada Rabu 4/11/2026. Kericuhan terjadi setelah aparat TNI berupaya menurunkan bendera Bulan Bintang di lokasi acara.
Berdasarkan laporan warga yang di himpun Tim Investigasi Media Jurnal Polisi News, ketegangan mulai terjadi sekitar pukul 16.38 WIB. Upaya penurunan bendera mendapat penolakan warga hingga memicu adu mulut, aksi tarik-menarik, dan kejar-kejaran.
Sejumlah aparat mengepung area acara, sementara warga tampak panik menyelamatkan diri. Warga juga melaporkan terdengar suara letusan, namun sumber dan jenisnya belum dapat dipastikan.
Seorang imum mukim di wilayah Tiro menyebut sejumlah warga mengalami luka dan sedang menjalani perawatan di Puskesmas Tiro serta RSUD Tgk. Abdullah Syafi’i Beureunuen.
Ia juga menyampaikan adanya satu warga yang meninggal dunia, diduga akibat luka tembak di bagian dada. Namun, informasi mengenai korban meninggal dan identitasnya belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak rumah sakit, kepolisian, maupun TNI.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kodim 0102/Pidie maupun Polres Pidie terkait kronologi dan penyebab kericuhan tersebut.
Insiden ini kembali memunculkan ketegangan terkait pengibaran bendera Bulan Bintang di Aceh. Peristiwa tersebut juga menyisakan keprihatinan karena terjadi di tengah perayaan keagamaan masyarakat.
Tim Investigasi Jurnal Polisi News masih berupaya melakukan verifikasi independen dan akan memperbarui informasi setelah memperoleh keterangan resmi dari pihak terkait. (*Tengku/JPN)




