
TANAH GROGOT jurnalpolisi.id
Polres Paser bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan personel Brimob melakukan uji coba penggunaan cairan Surface Active Agent (SAA) untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan gambut yang memiliki tingkat kesulitan tersendiri dalam penanganannya.
Uji coba tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Paser Kompol Toni Joko Purnomo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan berlangsung di Desa Padang Parapat, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPBD Kabupaten Paser Ruslan, S.E., M.M., Paur Kerma Bag Ops IPTU Suparman, KBO Sat Samapta IPDA M.A. Aziz, serta personel gabungan yang terdiri dari 11 anggota Polres Paser, delapan personel BPBD, 11 personel Damkar, dan empat personel Brimob Kompi C.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, tim gabungan mengerahkan sejumlah sarana pendukung, di antaranya dua unit mobil tangki BPBD, dua unit mobil tangki Damkar, empat unit kendaraan dinas Polres Paser, serta lima unit pompa punggung milik BPBD Kabupaten Paser.
Sebelum menuju lokasi kebakaran, seluruh personel mengikuti apel gabungan di halaman Kantor BPBD Kabupaten Paser, Jalan Jenderal Sudirman. Apel dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Paser, dilanjutkan dengan persiapan dan pencampuran cairan SAA ke dalam air yang akan digunakan untuk pemadaman.
Dalam uji coba tersebut, pencampuran dilakukan dengan takaran berbeda sesuai kapasitas masing-masing kendaraan. Mobil tangki BPBD menggunakan 10 liter cairan SAA yang dicampurkan ke dalam 5.000 liter air, sedangkan mobil tangki Damkar menggunakan delapan liter SAA untuk 4.000 liter air.
Sementara itu, satu unit kendaraan roda empat yang dimodifikasi sebagai mobil tangki dari Polsek Tanah Grogot menggunakan satu liter cairan SAA yang dicampurkan ke dalam 600 liter air.
Setelah persiapan selesai, tim gabungan bergerak menuju lokasi kebakaran di Desa Padang Parapat usai pelaksanaan salat Jumat. Sekitar pukul 15.10 Wita, personel tiba di lokasi yang diperkirakan memiliki luas lahan terbakar sekitar 0,5 hektare.
Tim kemudian melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama dengan memanfaatkan air yang telah dicampur cairan SAA. Penggunaan cairan tersebut menjadi bagian dari uji coba untuk melihat efektivitasnya dalam membantu proses pemadaman, terutama pada lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan tanah.
Kabag Ops Polres Paser Kompol Toni Joko Purnomo menjelaskan, cairan SAA diujicobakan sebagai bahan pendukung pemadaman karena memiliki kemampuan membantu air meresap lebih baik ke dalam material yang terbakar.
“Inovasi ini menjadi harapan baru bagi kita dalam penanggulangan karhutla. SAA membantu air lebih cepat meresap sehingga diharapkan dapat menjangkau dan memadamkan bara api di dalam gambut,” ujar Kompol Toni.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi pendukung seperti SAA perlu terus dikembangkan dan dievaluasi guna meningkatkan efektivitas penanganan karhutla, terutama di wilayah Kabupaten Paser yang memiliki kawasan rawan kebakaran lahan gambut.
Melalui uji coba ini, Polres Paser bersama instansi terkait berupaya memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi karhutla. Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat mendukung penanganan kebakaran secara lebih efektif sekaligus meminimalkan risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Paser.
( Alfian)




