
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) membagikan masker dan vitamin kepada para pemangku kepentingan (stakeholder) yang beraktivitas di kawasan terminal. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus menjaga kesehatan dan keselamatan para pekerja serta pengguna jasa.
Selain masker, perusahaan juga menyediakan vitamin C dan vitamin D untuk membantu mendukung pemeliharaan kesehatan para penerima bantuan di tengah potensi penurunan kualitas udara akibat kabut asap.
Direktur Utama PT KKT, Kalbar Yanto, mengatakan kesehatan dan keselamatan menjadi perhatian penting perusahaan, terutama ketika kondisi lingkungan berpotensi memengaruhi aktivitas operasional di kawasan terminal.
“Bagi kami, menjaga kelancaran operasional tidak terlepas dari perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan orang-orang yang beraktivitas di lingkungan terminal. Melalui pembagian masker dan vitamin ini, kami ingin mengambil langkah nyata untuk membantu stakeholder mengantisipasi dampak kabut asap,” kata Kalbar Yanto.
Menurutnya, penggunaan masker merupakan salah satu langkah perlindungan untuk mengurangi paparan partikel di udara. Meski demikian, masyarakat dan pekerja tetap perlu meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti anjuran kesehatan sesuai kondisi kualitas udara.
Ia juga mengimbau seluruh pemangku kepentingan di lingkungan terminal agar memantau perkembangan kondisi udara dan mematuhi arahan instansi berwenang apabila terjadi penurunan kualitas udara.
“Penanganan dampak karhutla membutuhkan kesadaran dan peran bersama. Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan,” ujarnya.
Salurkan Bantuan Masker kepada BPBD Balikpapan
Selain membagikan masker kepada para pemangku kepentingan di lingkungan terminal, PT KKT juga menyalurkan bantuan masker kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya perlindungan masyarakat maupun petugas yang bertugas di lapangan dalam menghadapi potensi dampak kabut asap akibat karhutla.
Kalbar Yanto menegaskan, kerja sama antara perusahaan, pemerintah, dan berbagai pihak terkait diperlukan agar langkah antisipasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung upaya bersama dalam menghadapi dampak kabut asap. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan seluruh stakeholder sangat penting agar langkah antisipasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.
PT KKT juga mengimbau seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan terminal untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan menggunakan masker sesuai tingkat risiko paparan. Kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatan saat kualitas udara memburuk.
Melalui pembagian masker dan vitamin serta penyaluran bantuan kepada BPBD Kota Balikpapan, PT KKT menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya perlindungan kesehatan masyarakat dan memperkuat kolaborasi dalam mengantisipasi dampak karhutla.
( Alfian )




