
SAROLANGUN, jurnalpolisi.id
Polres Sarolangun mengerahkan 210 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Sarolangun tahun 2026. Sebanyak 50 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 39 desa pada 11 kecamatan menjadi sasaran pengamanan guna memastikan pesta demokrasi tingkat desa berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kesiapan tersebut ditandai dengan apel pergeseran personel pengamanan TPS yang dipimpin langsung Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., pada Rabu (28/10/2026), menjelang pelaksanaan Pilkades yang dijadwalkan berlangsung Kamis (29/10/2026).
Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan fisik, kewaspadaan, serta kematangan mental seluruh personel yang bertugas di masing-masing TPS,Ia meminta setiap anggota menjalankan tugas secara maksimal, profesional, dan tegas, tanpa mengesampingkan pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Saya menekankan kepada setiap personel yang bertugas dalam pengamanan Pilkades tahun 2026 ini agar bekerja secara maksimal, tegas, dan profesional, tetapi tetap mengedepankan sikap humanis,jaga marwah institusi Polri agar kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin meningkat,” tegas AKBP Wendi Oktariansyah.
210 Personel Disiagakan, TPS Rawan Jadi Prioritas
Sementara di tempat terpisah, Kabag Ops Polres Sarolangun, Kompol Angga Luvyanto, S.H., M.H., saat diwawancarai awak media Jurnal Polisi News, menjelaskan bahwa pergeseran personel pengamanan TPS merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan serta menjamin rasa aman bagi masyarakat selama proses pemilihan berlangsung.
Ia menyebutkan, dari total 50 TPS yang diamankan, terdapat 11 TPS dalam kategori rawan dan empat TPS dalam kategori sangat rawan,Pemetaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi situasi di lapangan serta jarak tempuh menuju lokasi pemungutan suara.
Dalam pola pengamanan yang disiapkan, dua personel ditempatkan pada TPS kategori aman, empat personel pada TPS kategori rawan, dan enam personel pada TPS kategori sangat rawan.
Adapun lokasi yang masuk kategori sangat rawan berada di Desa Limun, Meribong, Pulau Aro, serta Desa Baru di Kecamatan Air Hitam. Pengamanan di wilayah tersebut menjadi perhatian khusus mengingat kondisi dan tantangan geografis yang perlu diantisipasi.
Untuk memperkuat pengamanan, Polres Sarolangun juga mendapat dukungan personel dari Satuan Brimob Batalyon B.
Kapolres Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas
Polres Sarolangun mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban, menghormati perbedaan pilihan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu perselisihan selama pelaksanaan Pilkades.
Keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh kesiapan aparat keamanan, tetapi juga oleh kedewasaan masyarakat dalam menggunakan hak pilih dan menjaga persatuan di lingkungan masing-masing.
Dengan kesiapan personel, pemetaan kerawanan, serta dukungan pengamanan yang telah disiapkan, Polres Sarolangun berharap seluruh tahapan Pilkades 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan demokratis.
Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Seluruh elemen masyarakat diharapkan berperan aktif menjaga situasi kamtibmas agar Pilkades Kabupaten Sarolangun 2026 berjalan damai, tanpa gangguan keamanan, serta menghasilkan pemimpin desa sesuai kehendak masyarakat.,(Dedi)”




