
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Sinergi TNI-Polri bersama masyarakat terus diperkuat dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Salah satunya dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dan edukasi lapangan mengenai pencegahan Karhutla serta pengenalan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang digelar di Kampung Pringgodani, Jalan Gunung Binjai RT 15, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.45 WITA tersebut melibatkan Tim Penyuluh Bencana Karhutla TNI wilayah Kodim 0905/Balikpapan. Polresta Balikpapan melalui Polsek Balikpapan Timur turut mendampingi kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan sinergi dalam mitigasi bencana.
Sejumlah perwira tinggi TNI hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Marsma TNI Andreas A. Dhewo, S.E., M.Sc., M.Si.(Han), Brigjen TNI (Mar) Dr. Said Latuconsina, S.E., M.M., M.Tr., Brigjen TNI Yuswandi, Brigjen TNI (Mar) Agung Trisnanto, dan Brigjen TNI Dian P.S.
Selain jajaran Kodim 0905/Balikpapan, kegiatan juga dihadiri Bhabinkamtibmas Aipda Firman, Babinsa Serma Sukamto, unsur kelurahan, para ketua RT, tokoh masyarakat serta warga Kampung Pringgodani.
Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai fungsi dan mekanisme sederhana Teknologi Modifikasi Cuaca. TMC dijelaskan sebagai teknologi yang bertujuan mempercepat atau meningkatkan curah hujan dengan memanfaatkan awan potensial yang telah tersedia di atmosfer.
Petugas juga menegaskan bahwa TMC bukan teknologi untuk menciptakan awan dari kondisi tidak ada awan. Karena itu, keberadaan TMC tidak dapat dijadikan sebagai satu-satunya solusi dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Kesadaran masyarakat tetap menjadi kunci utama pencegahan Karhutla.
Masyarakat diimbau tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Melalui edukasi secara langsung di lapangan, TNI-Polri mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
Bhabinkamtibmas juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Call Center 110 Pamapta Polresta Balikpapan apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi tiga unsur, yakni TNI, Polri dan masyarakat, dalam memperkuat mitigasi bencana serta mencegah meluasnya Karhutla di wilayah Balikpapan Timur.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar dan kondusif. Edukasi lapangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan aktif warga dalam menjaga wilayahnya dari ancaman Karhutla.
( Alfian )




