
BENGKALIS – jurnalpolisi.id
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Tim Penyuluhan Mabes TNI melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Aula Kantor Kelurahan Terkul, Jalan Soebrantas, Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri Tim Penyuluhan Mabes TNI yang dipimpin Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon Hamonangan Pardosi, didampingi Kolonel Tek I Wayan Joni dan Mayor Inf Sugiyanto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Pendamping Kodim 0303/Bengkalis yang dipimpin Danramil 04/Rupat Lettu Inf Budiansyah Saragih, Lurah Terkul Dodi Candra beserta staf, perwakilan Polsek Rupat, Ketua LPMK beserta anggota, para Ketua RT/RW, BPBD Kecamatan Rupat, Linmas, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Terkul.
Kegiatan diawali dengan penyambutan Tim Penyuluhan Mabes TNI dan silaturahmi bersama Lurah Terkul beserta staf. Selanjutnya dilaksanakan sosialisasi mengenai langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla kepada masyarakat.
Dalam penyuluhannya, Tim Mabes TNI mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Terkul untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Masyarakat juga diimbau untuk tidak memberikan kesempatan kepada pihak yang tidak bertanggung jawab, khususnya pihak dari luar wilayah, untuk membuka lahan perkebunan dengan cara membakar.
Tim Penyuluhan Mabes TNI menjelaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan polusi udara yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Asap akibat Karhutla bahkan dapat menyebar hingga ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Selain itu, masyarakat diajak untuk menjaga sumber-sumber air yang ada, termasuk embung, sebagai salah satu langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Warga yang memiliki lahan juga diharapkan dapat mendukung penyediaan lahan untuk pembangunan embung maupun akses jalan yang dapat mempermudah mobilisasi menuju lokasi apabila terjadi Karhutla.
Tim juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan adanya kebakaran hutan dan lahan sehingga dapat dilakukan penanganan secara cepat dan tepat.
Dalam pelaksanaan pemadaman, masyarakat diimbau tidak bertindak seorang diri dan mengutamakan keselamatan dengan melaksanakan pemadaman secara bersama-sama.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, dengan tidak ditemukan adanya hal menonjol.
Sementara itu, pada Selasa (15/9/2026), Tim Penyuluhan Karhutla dari Mabes TNI dijadwalkan melaksanakan silaturahmi dan sosialisasi pencegahan Karhutla di Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat semakin kuat dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla di wilayah Kecamatan Rupat dan sekitarnya.




