
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Pemerintah Kota Balikpapan resmi meluncurkan Car Free Day (CFD) Terpadu di Taman Tiga Generasi, Jalan Abdi Praja, Kecamatan Balikpapan Selatan, Minggu (23/8/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 WITA tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta. Launching CFD turut dihadiri Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E. beserta istri, Wakil Wali Kota Balikpapan Hj. Siti Kotija, Pj Sekda Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo, S.I.P., M.T., serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Hadir pula Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf. Denny Salurerung, S.Sos., Danlanal Balikpapan Letkol Laut (P) Rudhiro Pratomo, S.A.P., Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Lantas Polresta Balikpapan AKP Muhammad Dahlan Jauhari, S.H., M.H., Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Muhammad Fadli Pathurrahman, Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Gasali, S.Sos., para camat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta mengikuti senam bersama dan jalan santai. Kegiatan juga dimeriahkan dengan hiburan serta pembagian hadiah kepada peserta.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, peluncuran CFD Terpadu menjadi salah satu upaya pemerintah menyediakan ruang aktivitas publik yang sehat sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, keberadaan CFD di kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif ruang rekreasi bagi masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas perekonomian warga di sekitar Balikpapan Selatan.
“Yang paling utama dalam menghidupkan para UMKM yang ada di sekitar Balikpapan Selatan ini. Mudah-mudahan ini bermanfaat,” ujar Rahmad dalam sambutannya.
Pada kesempatan tersebut, Rahmad juga menyampaikan bahwa akses Jalan Syarifuddin Yoes yang sebelumnya terdampak longsor akan kembali dibuka pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WITA. Pembukaan akses tersebut diharapkan dapat mengembalikan kelancaran mobilitas masyarakat di Kota Balikpapan.
Selain membahas peluncuran CFD, Wali Kota Balikpapan turut mengingatkan masyarakat mengenai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan meningkatnya potensi kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan.
Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan hutan, kebun, atau lahan yang mudah terbakar.
“Saya mengimbau kepada seluruh warga yang memiliki kebun atau lahan, jangan sampai membakar hutan dengan alasan apa pun,” tegasnya.
Rahmad menekankan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan secara bersama-sama. Ia juga mengingatkan adanya ketentuan hukum dan sanksi pidana terhadap tindakan pembakaran lahan yang dapat menimbulkan dampak luas.
“Jangan sampai ada yang membakar di lingkungan kita dengan alasan untuk membakar sampah, terutama daerah-daerah yang memiliki perkebunan ataupun yang berdekatan dengan hutan kota dan kebun,” katanya.
Rahmad kemudian secara resmi membuka Car Free Day Terpadu dan kegiatan jalan santai yang digelar pada Minggu pagi tersebut.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Car Free Day pada tanggal 23 Agustus 2026 dan jalan santai pada pagi hari ini secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus memberikan ruang positif bagi masyarakat sekaligus mendukung visi Balikpapan sebagai kota yang nyaman dan layak dihuni.
“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan rahmat dan hidayah kepada kita semua, tentunya dalam menjaga Kota Balikpapan dan mewujudkan Balikpapan sebagai Kota Global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman,” pungkasnya.
Kegiatan Car Free Day Terpadu berlangsung aman, tertib, dan lancar. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berakhir sekitar pukul 11.00 WITA.
( Alfian )




