
BERAU – jurnalpolisi.id
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Mansur (41), seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari perahu di Perairan Semanting, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Senin (17/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.10 WITA. Saat itu, Mansur bersama dua rekannya, Aris dan Udin alias Celung, berangkat menggunakan perahu menuju bagan untuk mengambil ikan milik keluarga.
Sekitar pukul 21.30 WITA, kedua rekannya menyadari Mansur sudah tidak berada di atas perahu. Keduanya menduga korban terjatuh ke laut dan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Pencarian kemudian sempat dihentikan karena kondisi cuaca memburuk dan dilanjutkan pada Selasa (18/8/2026) pagi. Sekitar pukul 07.00 WITA, personel Posal Tanjung Batu bersama Aris kembali melakukan penyisiran di sepanjang jalur yang diperkirakan dilalui korban.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Markas Unit Patroli Berau Ditpolairud Polda Kaltim segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Berau serta instansi terkait untuk mendukung operasi pencarian.
Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur SAR gabungan dikerahkan, terdiri atas Satpolairud Polres Berau, Markas Unit Patroli Berau Ditpolairud Polda Kaltim, Basarnas Berau, BPBD Berau, Polsek Derawan, Posal Tanjung Batu, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang diterima, saat terakhir terlihat korban mengenakan kaos berwarna putih dan celana jeans (levis).
Hingga berita ini disusun, Mansur masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik perairan yang diperkirakan menjadi lokasi korban terjatuh.
Ditpolairud Polda Kaltim bersama seluruh unsur SAR terus mengoptimalkan operasi pencarian dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan dinamika perairan serta mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
( Alfian )




