
SUKABUMI, jurnalpolisi.id
13-07-2025 — Kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup terus ditanamkan sejak dini di wilayah Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Kali ini, langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pemilahan Sampah dan Inisiasi merancang Pembentukan Bank Sampah Swa-Pilah Sekolah yang digelar di PAUD Aisyiyah Al-Marwiyah, RW 12 Kelurahan Cisarua.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh para orang tua murid, jajaran pendidik, serta menghadirkan narasumber Yusmeli (Yusmeli Japar), yang merupakan Staf Kantor Kelurahan Cisarua sekaligus Pengelola Perpustakaan Kelurahan Cisarua dan Ketua Kampung KB Aman Cisarua.
Dalam pemaparannya, Yusmeli menekankan pentingnya membangun budaya memilah sampah secara mandiri (swa-pilah) langsung dari lingkungan rumah tangga dan sekolah. Langkah ini tidak hanya menjadi solusi konkret penanganan sampah berbasis sumber, tetapi juga sarana edukasi ekoliterasi bagi anak-anak usia dini.
Landasan Al-Qur’an: Menjaga Bumi dari Kerusakan
Kepala Sekolah PAUD Aisyiyah Al-Marwiyah, Reni Nuraeni, menyambut baik dan memfasilitasi penuh inisiatif kolaboratif ini. Dalam sambutannya, beliau mengaitkan gerakan pemilahan sampah ini dengan firman Allah SWT dalam Surah Ar-Rum Ayat 41:
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
“Kajian dari Surah Ar-Rum ayat 41 ini mengingatkan kita semua bahwa berbagai persoalan lingkungan, termasuk penumpukan sampah, adalah cermin dari tindakan manusia itu sendiri. Sebagai lembaga pendidikan Islam, kami merasa bertanggung jawab untuk mengajak para orang tua dan anak-anak kembali ke jalan yang benar dalam menyikapi alam,” ungkap Reni Nuraeni.
Beliau menambahkan bahwa pembentukan Bank Sampah Swa-Pilah di lingkungan sekolah merupakan bentuk ibadah amaliah dan ikhtiar nyata untuk mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut.
Kesepakatan Kolaborasi Quadruple Helix
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bersama antar-pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjalankan program Bank Sampah Swa-Pilah Sekolah. Melalui alur kerja yang telah disepakati:
- Orang Tua & Murid: Memilah sampah organik dan anorganik bernilai ekonomis secara mandiri dari rumah.
- Sekolah (PAUD Aisyiyah Al-Marwiyah): Menjadi titik kumpul (drop point) penimbangan dan pencatatan berkala sesuai jadwal yang telah disepakati.
- Perpustakaan Kelurahan Cisarua: Memberikan pendampingan teknis, edukasi ekoliterasi, serta pengintegrasian dengan program penabungan berbasis aset.
- Pengepul / Mitra Pengolah: Mengambil dan menyalurkan sampah terpisah untuk didaur ulang secara produktif.
Sampah organik diimbau untuk diolah menjadi kompostase atau dimanfaatkan melalui lubang biopori dan pakan maggot, sedangkan sampah anorganik bernilai ekonomis akan dikonversi menjadi tabungan yang hasilnya dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan edukasi serta kebutuhan anak-anak di sekolah.
Melalui sinergi kuat antara pihak sekolah, orang tua, pemerintah kelurahan, dan elemen masyarakat, PAUD Aisyiyah Al-Marwiyah RW 12 siap menjadi pelopor sekolah ramah lingkungan dan berkarakter ekologis di Kota Sukabumi.
Jurnalis:Eneng Nur KS/Yusmeli




