
Sorong Selatan – Jurnalpolisi.id
Pantauan Tim Media ini Sejak 12/08/ 2026 Pemalangan jalan utama lintas Sorong Selatan Maybrat yang sempat ditutup akibat insiden kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia akhirnya kembali dibuka dan aktivitas kendaraan berangsur normal.
Peristiwa tersebut bermula pada Senin malam, 10 Agustus 2026, ketika Korban YH menjadi kecelakaan akibat menabrak sapi di wilayah Kabupaten Sorong Selatan.
Di kabarkan Korban yang menabrak sapi itu di nyatakan meninggal dunia sedangkan
Pihak keluarga korban yang tidak menerima kejadian tersebut kemudian melakukan pemalangan jalan utama sebagai bentuk protes dan meminta adanya penyelesaian terhadap persoalan tersebut.
Akibat pemalangan, aktivitas masyarakat dan arus kendaraan di jalur Sorong Selatan–Maybrat sempat terganggu.
Situasi kemudian memanas ketika salah seorang pengguna jalan diduga menerobos palang, Hal tersebut memicu ketegangan antara massa dengan pihak keluarga korban. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terjadi aksi saling serang yang mengakibatkan seorang warga mengalami luka akibat senjata tajam dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Teminabuan, Sorong Selatan.
Untuk mencegah konflik meluas, pemerintah daerah bersama pihak keamanan turun langsung ke lokasi, Kapolres Sorong Selatan bersama Bupati Sorong Selatan kemudian memfasilitasi pertemuan dan mediasi dengan pihak keluarga korban serta pihak-pihak yang terlibat.
Dari hasil mediasi, disepakati bahwa palang jalan utama dibuka kembali, sehingga masyarakat dapat menggunakan jalur lintas Sorong Selatan–Maybrat seperti biasa.
Selain itu, keluarga dan pemerintah sepakat bahwa jenazah korban, Yunus Howay, akan diantar ke kampung halamannya di Kampung Sungguer, Distrik Wayer, untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman sesuai adat dan keluarga.
Pemerintah daerah dan pihak kepolisian juga diharapkan terus melakukan pengamanan serta komunikasi dengan seluruh pihak agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik antarkelompok dan situasi keamanan di wilayah Sorong Selatan tetap kondusif.
Penyelesaian melalui dialog dan mediasi dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga ketertiban masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi keluarga korban untuk mendapatkan kepastian dan penghormatan terhadap korban.
[ Rilis : TIM JPN ]




