
Banyuwangi, jurnalpolisi.id
Puncak Musim Angin Timur, Satuan Polisi Perairan dan Udara / Satpolairud Polresta Banyuwangi mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat pesisir, nelayan, operator kapal, dan wisatawan bahari agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.
Melalui infografis resmi, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H. menyampaikan bahwa kondisi cuaca saat ini berada di titik rawan. Angin bertiup lebih kencang 15-30 knot bahkan lebih, gelombang dapat mencapai 2-4 meter atau lebih, serta arus laut semakin kuat dan tidak menentu.
“Gaes, ini bukan lelucon! Musim angin timur sedang berada di puncaknya. Keselamatan diri di laut adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Satpolairud dalam imbauannya.
Imbauan Satpolairud Polresta Banyuwangi: bila cuaca tidak mendukung dan gelombang tinggi.
dipenuhi dan utamakan keselamatan penumpang.
Hindari aktivitas di area pantai saat gelombang tinggi dan angin kencang.
Selalu gunakan life jacket dan ikuti arahan dari petugas di lapangan.
Pantau Informasi Cuaca
Selalu cek informasi cuaca resmi dari BMKG dan instansi terkait sebelum berlayar.
Satpolairud juga mengingatkan agar tidak memaksakan diri dan kapal untuk melawan alam. “Utamakan keselamatan jiwa, bukan kecepatan atau hasil,” tulisnya.
Jika terjadi keadaan darurat di perairan, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center Polri 110 yang melayani 24 jam, atau melapor ke Pos Satpolairud terdekat.
“Satpolairud Polresta Banyuwangi, kami hadir untuk masyarakat. Tetap waspada, selamat sampai tujuan,”pungkas Kompol Wahyudi.
Jurnalis: Boby




