
BANYUWANGI,- jurnalpolisi.id
Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di jalur padat Jalan Nasional Banyuwangi – Situbondo. Sebuah Truck Hino Tronton Nopol DK-8858-WA bermuatan minuman larutan terguling di utara Patung Gandrung, Dusun Bangsring, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 08.15 WIB.
Peristiwa ini ditangani langsung oleh
Ipda Pepri Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi setelah menerima laporan dari warga sekitar.
Berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP awal, kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan oleh ABH, 35 tahun, bersama penumpang PN, 35 tahun, melaju dari arah Utara menuju Selatan. Keduanya merupakan warga Banjar Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.
Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan tiba-tiba muncul kendaraan truck lain yang tidak diketahui identitasnya tengah mendahului kendaraan di depannya dengan kecepatan tinggi.
Melihat situasi berbahaya tersebut, pengemudi ABH spontan membanting setir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan adu banteng. Sayangnya, manuver tersebut membuat ban kiri depan truk menghantam batu yang berada di bahu jalan. Benturan keras menyebabkan ban langsung pecah dan kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya terguling ke sisi kiri jalan.
Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. ABH selaku pengemudi dan PN selaku penumpang hanya mengalami luka lecet ringan. Keduanya sempat mendapat penanganan di lokasi dan dinyatakan dalam kondisi sehat.
Sementara itu, kendaraan Truck Hino Tronton DK-8858-WA mengalami kerusakan cukup parah pada bagian bodi sebelah kiri, bak muatan, dan ban. Muatan berupa minuman larutan sebagian besar masih dapat diselamatkan.
Saksi mata di lokasi, AJ, 45 tahun, warga Jembrana Bali, membenarkan kronologi kejadian tersebut. “Tadi truk dari utara kenceng, dari selatan juga ada truk nyalip. Truk yang terguling banting setir ke kiri terus ban nya kena batu, langsung kebalik,” ujar AJ.
Hingga saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas truk lawan arah yang melarikan diri. Petugas juga telah melakukan olah TKP dan mencatat keterangan saksi.
Kasatlantas Polresta Banyuwangi melalui Unit Gakkum Ipda Tri Pepri Alfiyan, S.H., CPHR., CBA.
Mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar agar lebih berhati-hati.
“Jalur Banyuwangi-Situbondo ini rawan dan sering digunakan untuk mendahului. Kami minta pengendara tidak memaksakan mendahului dan selalu memperhatikan kondisi jalan. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” imbaunya.
Kasus ini masih dalam proses pendataan dan penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.”Ujar Ipda Pepri Kanit Gakkum Polresta Banyuwangi.
Jurnalis : Boby.




