
BALIKPAPAN, jurnalpolisi.id
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mengikuti Upacara Pemurnian Nilai-Nilai Luhur Tribrata yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari pembinaan tradisi Polri tersebut dipusatkan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, dan diikuti oleh seluruh jajaran kepolisian di Indonesia melalui sarana video conference.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dari Mabes Polri. Sementara di Polda Kaltim, kegiatan diikuti oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., didampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltim dari Gedung Mahakam Polda Kaltim.
Upacara Pemurnian Nilai-Nilai Luhur Tribrata merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang bertujuan memperkuat komitmen seluruh anggota Polri terhadap nilai-nilai dasar Tribrata sebagai landasan moral, pedoman hidup, serta etika profesi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk kembali memahami, menghayati, dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Tribrata dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas.
“Melalui upacara ini, seluruh personel Polri diajak untuk memperteguh integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan berpedoman pada nilai-nilai luhur Tribrata,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto.
Menurutnya, pemurnian nilai-nilai Tribrata memiliki arti penting dalam membangun karakter anggota Polri yang humanis, profesional, berintegritas, serta bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks menuntut setiap personel untuk terus menjaga komitmen dan kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas. Oleh karena itu, setiap anggota harus senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Tribrata dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan profesionalisme personel, serta sinergi yang berkelanjutan dengan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kalimantan Timur.
Upacara Pemurnian Nilai-Nilai Luhur Tribrata diharapkan tidak hanya menjadi tradisi seremonial semata, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus menjaga integritas, loyalitas, dan dedikasi dalam mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat, demi mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dicintai rakyat.
( Alfian )




