Balikpapan jurnalpolisi.id
Jajaran Polresta Balikpapan melalui Polsek Balikpapan Selatan melaksanakan pengamanan kegiatan Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang berlangsung di kawasan Masjid Besar Al-Ikhlas, Jalan Jenderal Sudirman RT 25, Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Senin (15/6/2026) malam.
Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut dimulai pukul 20.00 Wita dan berlangsung hingga pukul 21.20 Wita. Pawai obor menjadi salah satu tradisi masyarakat dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam, sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.
Sebelum pelaksanaan pawai, peserta terlebih dahulu mengikuti doa bersama dan arahan yang disampaikan Ketua Takmir Masjid Besar Al-Ikhlas, Bambang Santoso.
Selanjutnya, para peserta dilepas dari halaman masjid untuk mengikuti rute pawai obor yang telah ditentukan panitia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Kelurahan Damai Bahagia Serka Wawan, Ketua Takmir Masjid Besar Al-Ikhlas sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Bambang Santoso, serta Ketua RT 25 Kelurahan Damai Bahagia Abu.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Abu Sangit, S.H., M.H. dengan Padal lapangan Iptu Chaidar Azis, S.H. selaku Kanit Intelkam. Pengamanan juga melibatkan sejumlah personel Polsek Balikpapan Selatan yang ditempatkan pada titik-titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan arus lalu lintas.
Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Abu Sangit mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan, termasuk dalam perayaan menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar setiap kegiatan dapat berlangsung lancar dan nyaman,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian, panitia pelaksana, tokoh masyarakat, serta warga yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Pawai obor sendiri memiliki makna simbolis sebagai representasi cahaya, harapan, dan semangat dalam menyongsong tahun baru Hijriah.
Tradisi penggunaan obor bambu yang masih dipertahankan masyarakat memberikan nuansa religius sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan sosial masyarakat.
Secara keseluruhan, peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H di wilayah Balikpapan Selatan berlangsung meriah, aman, dan penuh khidmat. Situasi kamtibmas tetap terjaga kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, berkat kolaborasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat.
( Alfian )