Balikpapan jurnalpolisi.id
Upaya menciptakan keamanan dan keselamatan di wilayah perairan terus dilakukan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Balikpapan. Melalui kegiatan Pembinaan Masyarakat Perairan (Binmas Air), personel Sat Polairud secara rutin memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan berlayar.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/6/2026) tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WITA di sejumlah titik strategis kawasan pesisir Kota Balikpapan, meliputi Pelabuhan Jetty, Pelabuhan Bongkar Muat Barang Semayang, serta kawasan pesisir di sekitar Jalan Yos Sudarso No. 8 Balikpapan.
Kegiatan dipimpin oleh personel Sat Polairud Polresta Balikpapan yang terdiri dari Aiptu Julfan Manurung, Bripda I Wayan Dodi Kusuma, dan Bripda Adithya Eka Wahyudi. Mereka menyambangi masyarakat pesisir, nelayan tradisional, pekerja pelabuhan, hingga pengguna jasa transportasi laut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta edukasi keselamatan pelayaran.
Dalam patroli dialogis yang dilakukan, petugas mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut, terutama menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi menimbulkan gelombang tinggi maupun angin kencang.
Personel Sat Polairud menekankan pentingnya penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung (life jacket) saat melaut. Selain itu, para nelayan dan operator transportasi perairan juga diimbau untuk memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak beroperasi serta dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan sesuai standar yang berlaku.
Kasat Polairud Polresta Balikpapan AKP Karmudji S..H menegaskan bahwa keselamatan merupakan faktor utama yang harus menjadi perhatian seluruh masyarakat pengguna perairan.
“Kesadaran terhadap keselamatan berlayar harus menjadi budaya bagi seluruh masyarakat pesisir. Dengan mematuhi prosedur keselamatan dan menggunakan perlengkapan yang memadai, risiko kecelakaan laut dapat diminimalisir,” ujarnya.
Selain menyampaikan edukasi keselamatan, petugas juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perairan. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan, pelanggaran hukum, maupun kondisi darurat yang memerlukan penanganan cepat.
Sebagai bagian dari pelayanan publik, personel Sat Polairud turut mensosialisasikan layanan darurat Call Center Polri 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan berbagai kejadian maupun gangguan keamanan di wilayah perairan.
Kegiatan Binmas Air tersebut merupakan implementasi strategi preventif Polresta Balikpapan dalam membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan maritim.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya Polri dalam menciptakan perairan yang aman, tertib, dan kondusif sebagai penunjang aktivitas ekonomi serta transportasi laut di Kota Balikpapan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan Balikpapan terpantau aman dan kondusif.
Aktivitas masyarakat di kawasan pelabuhan maupun pesisir berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang menonjol.
Masyarakat yang menerima edukasi dari petugas menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pembinaan serta patroli dialogis di wilayah perairan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Kehadiran personel Sat Polairud dinilai memberikan rasa aman sekaligus menambah wawasan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas di laut.
Melalui kegiatan Binmas Air yang dilaksanakan secara rutin, Sat Polairud Polresta Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya perairan Balikpapan yang aman, selamat, dan bebas dari berbagai potensi gangguan kamtibmas.
( Alfian )