TEBO, Jurnalpolisi.id
Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wana Reja, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo, kini kian mendekati hari penentuan. Jika tidak ada arah melintang, pemungutan suara akan serentak diselenggarakan pada tanggal 10 Juni 2026
mendatang. Waktu yang kian mengerucut ini membuat tensi demokrasi di tingkat desa semakin hangat dan dinamis.
Salah satu sosok yang menarik perhatian masyarakat setempat adalah Lasiman, calon Kepala Desa Wana Reja yang resmi mengantongi nomor urut 3. Kehadiran Lasiman dalam bursa pilihan pemimpin desa ini membawa angin segar sekaligus harapan baru bagi kemajuan berkelanjutan di Desa Wana Reja.
Harapan untuk Masa Depan Desa
Menyadari bahwa hari pencoblosan tinggal menghitung hari, Lasiman menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan betapa pentingnya menggunakan hak pilih dengan hati nurani dan pertimbangan yang matang.
”Pilihan kita pada tanggal 10 Juni nanti akan menentukan arah masa depan Desa Wana Reja untuk beberapa tahun ke depan. Saya sangat berharap seluruh elemen masyarakat tidak salah dalam memilih pemimpin,” ujar Lasiman saat ditemui di sela-sela kegiatannya.
Mengapa Nomor Urut 3?
Bagi para pendukungnya, angka 3 bukan sekadar nomor urut, melainkan simbol persatuan dan kekuatan untuk membangun desa.
Lasiman berkomitmen untuk membawa perubahan yang inklusif, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan warga jika diberikan amanah oleh masyarakat.
Dengan sisa waktu yang tidak lama lagi, Lasiman bersama tim pemenangannya terus bergerak aktif menyerap aspirasi warga, mulai dari sektor pertanian, infrastruktur, hingga pemberdayaan kepemudaan di Desa Wana Reja.
Masyarakat Kecamatan Rimbo Ulu, khususnya warga Wana Reja, kini diimbau untuk menjaga kondusivitas jelang hari pemilihan agar Pilkades dapat berjalan dengan damai, jujur, dan adil.(MDS)
Editor : Mides