Kutai Barat jurnalpolisi.id
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan tahun 2026, Polres Kutai Barat melaksanakan kegiatan peninjauan peningkatan serta pencapaian Industrial Farming di lahan Brigif 85 TP/BTC, Yonif TP 827/MCY Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat, Rabu (20/5/2026) pukul 11.00 Wita.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, S.Sos., M.H dan dihadiri pejabat Polres Kutai Barat, unsur TNI, serta pihak perusahaan yang terlibat dalam program ketahanan pangan.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan peninjauan terhadap progres perkembangan tanaman jagung pipil seluas 5 hektare hasil kolaborasi bersama PT. KAL. Selain itu, rombongan juga meninjau progres pembukaan lahan di Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang, yang akan digunakan sebagai lahan penanaman jagung pipil seluas 5,3 hektare bekerja sama dengan PT. Kruing (Sinar Mas).
Tidak hanya sektor pertanian, peninjauan juga dilakukan pada sektor peternakan, yakni kandang ayam petelur sebanyak empat unit dengan populasi sekitar 2.500 ekor ayam petelur di lokasi Brigif 85 TP/BTC serta peternakan sapi di lokasi Yonif TP 827/MCY.
Selain itu, direncanakan pembukaan lahan tambahan seluas 5 hektare yang akan dikerjasamakan dengan PT. CAM dan saat ini masih dalam proses manajemen.
Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari menyampaikan bahwa Polres Kutai Barat siap mendukung penuh program Industrial Farming sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah, dan pihak perusahaan dalam mendukung swasembada pangan serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan peternakan di wilayah Kutai Barat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
( Alfian )