Jakarta jurnalpolisi.id
Dalam rangka memperkuat kolaborasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan pendidikan tinggi, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, melaksanakan audiensi bersama jajaran pimpinan Universitas Pancasila, du Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (5/5).
Audiensi ini dihadiri oleh Dewan Pembina Yayasan Universitas Pancasila, Suhardi Alius, Rektor Adnan Hamid, serta jajaran Wakil Rektor, yaitu Wakil Rektor I Arissetyanto Nugroho, Wakil Rektor II Sri Widyastuti, dan Wakil Rektor III Muhammad Rizky Aldila.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN RI menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan institusi pendidikan tinggi, sebagai benteng utama dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan program unggulan BNN, ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) sebagai wujud kehadiran negara dalam menyelamatkan anak bangsa dari ancaman bahaya narkotika melalui berbagai pendekatan edukatif berbasis kekuatan keluarga dan generasi muda.
Program ini juga diarahkan untuk mendorong terwujudnya Kampus Bersinar, yakni lingkungan perguruan tinggi yang tidak hanya bebas dari penyalahgunaan narkotika, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan melalui edukasi, kampanye kreatif, serta pelibatan mahasiswa sebagai agen perubahan.
Selain itu, dalam implementasinya, kolaborasi ini juga akan mendorong penciptaan Sobat Bersinar di lingkungan kampus, yaitu mahasiswa terpilih yang berperan sebagai representasi dan penggerak kampanye anti-narkotika, serta diharapkan mampu menjadi role model, menyebarkan pesan positif, dan menginspirasi sesama generasi muda untuk menjauhi narkotika.
Menanggapi hal tersebut, Dewan Pembina Yayasan Universitas Pancasila, Suhardi Alius, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program ANANDA BERSINAR, mewujudkan Kampus Bersinar, serta menginisiasi pembentukan Duta Bersinar melalui integrasi dalam kegiatan akademik dan kemahasiswaan, serta penguatan budaya kampus yang sehat dan produktif.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama berkelanjutan antara BNN dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih dari narkotika serta melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN