Balikpapan – jurnalpolisi.id
Kegiatan reses masa sidang II Tahun 2025/2026 anggota DPRD Kota Balikpapan dari Komisi III, H. Laisa Hamisah, S.KM, menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat di wilayah Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (29/4/2026) di lapangan samping Mushola Al Munawar, Jalan Marsma R. Iswahyudi Gang Mawar RT 03 tersebut dihadiri sekitar 100 warga serta unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PKS Kota Balikpapan Nasrullah, Lurah Sepinggan Raya Arifuddin, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), serta PTMB (Perusda Tirta Manuntung Balikpapan).
Dalam sambutannya, Lurah Sepinggan Raya Arifuddin menyampaikan bahwa reses merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.
“Reses ini menjadi jembatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada anggota dewan, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik,” ujarnya.
Ketua DPD PKS Balikpapan, Nasrullah, menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral wakil rakyat kepada konstituennya.
“Aspirasi masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perbaikan infrastruktur, akan kami kawal agar dapat masuk dalam program pemerintah,” katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Balikpapan H. Laisa Hamisah menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup.
Menurutnya, sejumlah persoalan utama yang menjadi perhatian di wilayah Sepinggan Raya meliputi sistem drainase untuk mengantisipasi banjir, peningkatan kualitas jalan lingkungan, serta penerangan jalan umum guna mendukung keamanan warga.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan perjuangkan dalam pembahasan di DPRD agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan pemerintah kota,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai keluhan, di antaranya terkait ketersediaan air bersih, perbaikan drainase, semenisasi jalan lingkungan, serta peningkatan fasilitas umum.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan instansi teknis seperti Dinas PU, Dishub, Disperkim, dan PTMB menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti usulan masyarakat sesuai kewenangan dan skala prioritas pembangunan daerah.
Pihak PTMB, misalnya, menyampaikan bahwa upaya peningkatan layanan air bersih terus dilakukan melalui optimalisasi sumber air baku dan perbaikan jaringan distribusi.
Kegiatan reses yang berlangsung hingga pukul 18.00 WITA tersebut berjalan dalam kondisi aman dan tertib dengan pengawasan aparat kepolisian setempat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang efektif antara masyarakat, legislatif, dan pemerintah daerah, sehingga arah pembangunan di Kota Balikpapan dapat lebih tepat sasaran serta menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat lingkungan.
( Alfian )