Penajam Paser Utara – jurnalpolisi.id
Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU), Polda Kalimantan Timur, mengintensifkan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik rawan, sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
Kegiatan patroli ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU, yang dilaksanakan oleh jajaran Satuan Samapta di bawah pimpinan Kasat Samapta AKP Wiji Santosa, Selasa (21/2/2026).
Patroli dilakukan dengan menyasar kawasan perkebunan, lahan kosong, hingga area hutan yang berpotensi mengalami kekeringan. Selain melakukan pemantauan, personel juga aktif berdialog dengan masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan bahaya karhutla.
Kasat Samapta AKP Wiji Santosa menegaskan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan karhutla.
“Arahan Kapolres sangat jelas, kami diminta meningkatkan kewaspadaan serta melibatkan masyarakat secara aktif. Melalui komunikasi langsung dan sosialisasi, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyambut baik kehadiran aparat kepolisian. Warga mengaku siap berperan aktif dengan memberikan informasi apabila menemukan titik api atau aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.
Polres PPU berharap, patroli yang dilakukan secara intensif ini mampu menekan angka kejadian karhutla, khususnya di wilayah rawan saat musim kemarau.
Melalui langkah preventif yang berkelanjutan, Polres PPU menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi lingkungan serta menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
( Alfian )