Penajam – Paser Utara, jurnalpolisi.id
Polres Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dengan mengungkap 13 kasus sepanjang Triwulan I 2026. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 15 tersangka berhasil diamankan.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasat Resnarkoba IPTU Gede Wijaya menyampaikan, seluruh kasus yang diungkap didominasi peredaran narkotika jenis sabu dengan total barang bukti mencapai 74,64 gram.
“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan serta dukungan informasi dari masyarakat. Kami akan terus melakukan penindakan tegas dan pengembangan jaringan guna menekan peredaran narkotika,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Berdasarkan data kepolisian, pengungkapan kasus terjadi selama periode Januari hingga Maret 2026, dengan rincian dua kasus pada Januari, delapan kasus pada Februari, dan tiga kasus pada Maret.
Dari sisi wilayah, kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Sepaku dengan enam kasus dan tujuh tersangka, disusul Kecamatan Penajam lima kasus dengan enam tersangka, serta Kecamatan Babulu dua kasus dengan dua tersangka.
Seluruh tersangka yang diamankan berjenis kelamin laki-laki dengan latar belakang beragam, mulai dari buruh, wiraswasta, hingga pelajar. Mayoritas pelaku berusia di atas 30 tahun, disusul kelompok usia 20–29 tahun dan di bawah 19 tahun.
Polres PPU menilai peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius yang menyasar berbagai kalangan. Faktor ekonomi, lingkungan pergaulan, serta lemahnya pengawasan menjadi pemicu keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba.
Selain penindakan, kepolisian juga terus mengintensifkan langkah pencegahan melalui sosialisasi serta mendorong partisipasi aktif masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk melindungi generasi muda,” tambah IPTU Gede Wijaya.
Dengan capaian tersebut, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Penajam Paser Utara tetap kondusif serta peredaran narkotika dapat ditekan secara berkelanjutan.
( Alfian )