Palangka Raya, jurnalpolisi.id
17 April 2026 – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, mengundang sejumlah insan media yang bertugas di Kota Palangka Raya untuk hadir di Istana Isen Mulang, Jumat (17/4/2026). Pertemuan ini bertujuan menyerap aspirasi, kritik, serta saran dari kalangan pers terhadap jalannya pemerintahan di Kalimantan Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rangga Lesmana, Kepala Dinas Perkebunan Rizky Ramadhana Badjuri, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Juni Gultom, bersama jajaran lainnya.
Dialog berlangsung interaktif. Sejumlah awak media menyampaikan berbagai isu yang menjadi perhatian publik, mulai dari maraknya peredaran narkoba, kondisi infrastruktur jalan, hingga antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya.
Menanggapi persoalan narkoba, Gubernur Agustiar Sabran langsung menginstruksikan kepada Kepala Dinas PUPR untuk berkoordinasi dalam upaya penanganan, termasuk rencana pendirian pos pengawasan di wilayah rawan seperti Jalan Puntun. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan peredaran dan aktivitas penyalahgunaan narkoba di kawasan tersebut.
Terkait kondisi jalan, Gubernur menegaskan bahwa kewenangan penanganan infrastruktur terbagi antara pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen untuk mempercepat perbaikan jalan rusak, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
“Kami akan terus berupaya maksimal memperbaiki infrastruktur jalan secara bertahap, walaupun kondisi anggaran saat ini terbatas,” ujar Gubernur.
Sementara itu, menanggapi keluhan masyarakat terkait antrean BBM, Gubernur meminta peran aktif media untuk turut melakukan pengawasan. Ia mengingatkan kemungkinan adanya oknum yang melakukan penimbunan BBM sehingga menyebabkan kelangkaan di lapangan.
“Kami minta rekan-rekan media ikut memantau. Jika ada indikasi penimbunan oleh oknum, segera informasikan agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang akurat serta mengawal kebijakan publik demi kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah.
(Tigor)