Kutai Timur jurnalpolisi.id
Upaya mendukung ketahanan pangan terus ditunjukkan jajaran Polres Kutai Timur (Kutim) melalui sinergi bersama masyarakat. Kali ini, Polsek Muara Wahau turut mengawal pengiriman hasil panen jagung pipil milik Pondok Pesantren Al-Khairat menuju Gudang Bulog di Samarinda, Jumat (17/4/2026).
Pengiriman tersebut merupakan hasil kerja sama antara pihak pondok pesantren, mitra dari PT DSN Group, serta Polsek Muara Wahau dalam pengelolaan lahan pertanian produktif.
Adapun total jagung pipil yang berhasil dipanen dan dikirim mencapai 1.000 kilogram atau setara 1 ton, yang ditanam di atas lahan seluas 1 hektare. Jagung tersebut merupakan hasil tanam sejak 24 September 2025.
Kegiatan pengiriman dan penyerahan jagung ke Bulog berlangsung tertib, diawali dengan penyerahan dokumen administrasi oleh pihak Polsek Muara Wahau, dilanjutkan proses bongkar muat, penimbangan, hingga pengemasan ulang menggunakan karung baru.
Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara jual beli antara pihak Pondok Pesantren dan manajemen Gudang Bulog.
Harga pembelian jagung pipil mengacu pada standar Bulog dengan kadar air 14,7 persen, yakni sebesar Rp5.500 per kilogram.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengapresiasi sinergi yang terjalin antara polsek, pihak pondok pesantren, dan mitra swasta dalam mengembangkan sektor pertanian.
“Ini adalah contoh kolaborasi yang sangat baik dalam mendukung program ketahanan pangan. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendorong kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produktif seperti ini,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan di wilayah lain di Kutai Timur, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan dengan berbagai elemen,” pungkasnya.
( Alfian )